0%
Rabu, 24 Juni 2026 00:52

IGS 2026: Saat Coto Makassar dan Konro Menjadi Bahasa Persahabatan Antarbangsa

Editor : Chale
Suasana hangat jamuan makan malam resmi (Welcome Dinner) bagi 41 delegasi dari 28 negara dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Selasa (23/6/2026).
Suasana hangat jamuan makan malam resmi (Welcome Dinner) bagi 41 delegasi dari 28 negara dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Selasa (23/6/2026).

Makassar menjadi tuan rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026, ajang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, dan peluang investasi kepada 41 delegasi dari 28 negara.

MAKASSAR, portalmedia.id — Kota Makassar resmi menjadi tuan rumah pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS): Diplomatic Tour Goes to Makassar yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026. Mengusung tema "Bringing Flavours, Cultures and Business Opportunities", kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sebagai ajang strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, serta potensi ekonomi dan investasi daerah kepada komunitas diplomatik internasional.

Sebanyak 41 delegasi dari 28 negara sahabat hadir dalam kegiatan ini. Rangkaian kunjungan diawali dengan jamuan makan malam (Welcome Dinner) di Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026), yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI, R. Heru Hartanto Subolo, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Makassar. Ia menjelaskan bahwa IGS, yang telah bergulir sejak 2023, merupakan upaya memperkenalkan budaya Indonesia melalui pendekatan kuliner.

Baca Juga : Sambut Delegasi 28 Negara Pada IGS 2026, Wali Kota Appi Gaungkan Potensi Makassar sebagai Gerbang Indonesia Timur

"Tahun ini kami memilih Makassar, karena merupakan salah satu kota yang tumbuh pesat di kawasan Indonesia Timur dengan kombinasi kuat antara dinamika ekonomi, keberagaman budaya, warisan maritim, dan keunggulan kuliner," jelas Heru.

Selain itu, Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI, Ani Nigeriawati, menegaskan harapannya agar kegiatan ini menjadi pintu pembuka bagi kerja sama konkret. "Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang promosi semata, tetapi menjadi pintu pembuka bagi Kota Makassar untuk semakin dikenal dunia sebagai gerbang ekonomi kawasan Indonesia Timur," ungkap Ani.

Selama kunjungan, para delegasi dijadwalkan mengikuti berbagai agenda untuk mengeksplorasi potensi ekonomi, investasi, serta pariwisata Sulawesi Selatan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai kuliner ikonik, seperti Coto Makassar, Konro, Palubasa, dan olahan hasil laut lainnya yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat pesisir. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar