DENPASAR, portalmedia.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melakukan kunjungan kerja ke PT Enviro Mas Sejahtera di Denpasar, Bali, pada Minggu (5/7/2026), untuk mempelajari inovasi teknologi pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Kunjungan ini didampingi langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, sebagai bagian dari upaya mencari solusi inovatif dalam menangani persoalan sampah di Kota Makassar.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai teknologi SOMYA Digester dari Direktur PT Enviro Mas Sejahtera, Agung Ngurah Panji Astika. Teknologi ini mampu mengolah sampah organik menjadi kompos dalam waktu hanya 4 hingga 8 jam, jauh lebih cepat dibandingkan metode komposting konvensional yang memakan waktu berbulan-bulan. Selain itu, teknologi ini diklaim mampu mereduksi volume sampah hingga 90 persen tanpa menghasilkan emisi karbon atau bau.
Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan ikhtiar pemerintah kota untuk mempelajari praktik terbaik dalam tata kelola persampahan. "Kami berharap berbagai inovasi yang diperoleh dapat menjadi referensi dalam memperkuat sistem pengelolaan persampahan di Kota Makassar agar mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat," ujar Aliyah.
Baca Juga : Tinjau Intake Manggala, Komisi B DPRD Makassar Nilai Direksi Perumda Air Minum Bekerja Maksimal
Senada dengan hal tersebut, Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, menyatakan bahwa teknologi ini menjadi solusi menarik mengingat sekitar 56 hingga 60 persen sampah di Makassar didominasi sampah organik. Helmy juga menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan pembenahan serius pada TPA Makassar yang masih menggunakan sistem open dumping, dengan target penutupan sistem tersebut pada Agustus mendatang.
Direktur PT Enviro Mas Sejahtera, Agung Ngurah Panji Astika, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap teknologi yang dikembangkannya dapat membantu daerah-daerah di Indonesia, termasuk Makassar, dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, cepat, dan efektif sesuai dengan dorongan pemerintah untuk menghentikan sistem open dumping. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
