PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) kembali menggelar aksi donor darah berkala di Co-working Space Kantor PLN UID Sulselrabar, Rabu (8/7).
Kegiatan yang bekerja sama dengan UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan ini berhasil mengumpulkan 40 kantong darah.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa aksi donor darah telah menjadi salah satu agenda sosial yang secara rutin dilaksanakan PLN setiap tiga bulan sekali.
Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar karena berpotensi menyelamatkan nyawa seseorang. Kami berharap semakin banyak insan PLN yang berpartisipasi mendonorkan darahnya sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat juga semakin luas," ujar Edyansyah.
Ia menambahkan bahwa donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri.
Selain membantu sesama, donor darah secara rutin dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat karena membantu untuk pembentukan sel darah baru serta menjadi sarana pemeriksaan kesehatan dasar sebelum proses donor dilakukan.
Menurut Edyansyah, PLN sangat menjunjung tinggi semangat kemanusiaan. Oleh karena itu, perusahaan terus mendukung berbagai program maupun aksi sosial yang melibatkan pegawai sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Kami percaya bahwa keberadaan PLN tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik saja, tetapi juga dari manfaat yang dapat kami hadirkan langsung untuk masyarakat. Donor darah merupakan aksi sederhana, namun memberikan dampak yang sangat besar bagi mereka yang sedang berjuang mendapatkan kesembuhan," tambah Edyansyah.
Sementara itu, Dokter UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang bertugas, dr. Hj. Rusmini, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN UID Sulselrabar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan darah di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kebutuhan darah di berbagai rumah sakit terus berlangsung setiap hari sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, BUMN, swasta, maupun masyarakat umum untuk menjaga ketersediaan stok darah tetap aman.
"Sebanyak 40 kantong darah tercapai pada aksi donor darah kali ini. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan kegiatan donor darah dapat dilaksanakan secara rutin sehingga mampu membantu menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit, khususnya di wilayah Makassar dan sekitarnya," ungkap Rusmini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

