PORTALMEDIA.ID, LUWU TIMUR – PT Vale Indonesia Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik sekaligus penguatan kapasitas insan pers melalui penyelenggaraan Upskilling & Site Visit Media 2026 di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 26–28 Juli 2026.
Mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab: Bertumbuh dengan Integritas, Memimpin dengan Tanggung Jawab”, kegiatan yang menggandeng Tempo Institute tersebut diikuti sekitar 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Selama tiga hari, peserta tidak hanya memperoleh pembekalan jurnalistik investigasi, tetapi juga diajak melihat langsung implementasi praktik pertambangan berkelanjutan dan pengembangan masyarakat yang dijalankan PT Vale.
Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun hubungan yang transparan, terbuka, dan konstruktif dengan media.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata keterbukaan kami kepada publik melalui media. Bersama Tempo Institute, kami ingin mendorong peningkatan kompetensi jurnalis agar mampu menghasilkan karya yang akurat, berimbang, berbasis data, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yusri.
Ia menambahkan, program upskilling yang telah memasuki tahun ketiga ini tidak hanya menjadi ruang berbagi informasi mengenai perkembangan perusahaan, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia usaha dan media dalam menghadirkan informasi yang kredibel kepada publik.
Pendalaman Jurnalisme Investigasi Berbasis AI
Hari pertama kegiatan diisi dengan pelatihan intensif yang difasilitasi Tempo Institute. Materi yang diberikan berfokus pada penguatan kemampuan jurnalis dalam melakukan liputan investigasi, mulai dari menemukan ide liputan, teknik riset dan penelusuran fakta, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu riset awal dan verifikasi informasi.
Pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas jurnalis dalam menghadapi tantangan ekosistem media digital yang menuntut kecepatan sekaligus akurasi dalam penyajian informasi.
Selain sesi pengembangan kompetensi, manajemen PT Vale turut memaparkan perkembangan operasional perusahaan, strategi keberlanjutan, hingga pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Senior Coordinator PTPM Livelihood PT Vale Indonesia, Sainab Husain Paragay, menjelaskan bahwa program PPM perusahaan kini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni pengembangan sumber daya manusia, penghidupan berkelanjutan, serta penguatan resiliensi sosial dan ekologi.
Menurutnya, seluruh program dirancang berdasarkan hasil kajian sosial dan pemetaan potensi wilayah sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pada kesempatan yang sama, Senior Manager Construction IGP Sorowako Limonite Ore PT Vale Indonesia, Ridwan Banda, memaparkan perkembangan Sorowako Limonite Project, salah satu proyek strategis PT Vale yang mendukung agenda hilirisasi mineral nasional.
Ridwan menjelaskan, proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2027 dan akan menghasilkan produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sebagai bahan baku industri baterai kendaraan listrik.
“Proyek ini merupakan wujud komitmen PT Vale dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sekaligus menciptakan nilai tambah bagi industri pertambangan Indonesia,” kata Ridwan
Ia menambahkan, pengembangan proyek hilirisasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga dijalankan seiring dengan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan.
Meninjau Langsung Operasional PT Vale
Rangkaian kegiatan Upskilling & Site Visit Media 2026 akan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke sejumlah area operasional PT Vale. Para peserta dijadwalkan melihat secara langsung aktivitas penambangan, progres pembangunan Sorowako Limonite Project, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat dan konservasi lingkungan yang telah dijalankan perusahaan di Sorowako.
Melalui kolaborasi dengan Tempo Institute, PT Vale berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan kemitraan dengan media, tetapi juga mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang lebih mendalam, kritis, dan tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi, independensi, serta integritas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
