0%
Sabtu, 22 Agustus 2026 12:02

Drone Rusia Hantam Mal di Kampung Halaman Zelensky, 16 Orang Tewas

Editor : Agung
Drone Rusia Hantam Mal di Kampung Halaman Zelensky, 16 Orang Tewas
ist

Serangan terjadi bertubi-tubi. Sekitar 30 menit setelah ledakan pertama meluluhlantakkan bangunan mal, drone kedua menyusul menghantam bagian atap gedung saat petugas penyelamat tengah mengevakuasi korban di tengah kepulan asap tebal. Zelensky menilai serangan susulan itu sengaja diarahkan ke tim medis dan petugas darurat.

PORTALMEDIA.ID, KRYVYI RIG – Serangan drone militer Rusia menghantam sebuah pusat perbelanjaan di Kryvyi Rig, Ukraina timur, pada Jumat (21/8/2026). Insiden tragis di kota kelahiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai lebih dari seratus warga sipil.

Presiden Zelensky mengecam keras aksi tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan biadab yang menyasar fasilitas publik tanpa nurani.

"Sebuah kekejaman yang tak termaafkan dari pihak Rusia. Mereka benar-benar monster. Kami pasti akan membalasnya," tegas Zelensky melalui akun resminya di media sosial X.

Serangan terjadi bertubi-tubi. Sekitar 30 menit setelah ledakan pertama meluluhlantakkan bangunan mal, drone kedua menyusul menghantam bagian atap gedung saat petugas penyelamat tengah mengevakuasi korban di tengah kepulan asap tebal. Zelensky menilai serangan susulan itu sengaja diarahkan ke tim medis dan petugas darurat.

Kepala Administrasi Militer Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengonfirmasi korban tewas kini mencapai 16 orang, sementara sedikitnya 130 orang lainnya terluka, termasuk puluhan anak-anak.

Pada hari yang sama, Menteri Dalam Negeri Ukraina Ivan Vygivsky melaporkan empat korban jiwa lain, termasuk tiga anak-anak, akibat serangan terpisah di wilayah Mykolaiv.

Kryvyi Rig, kota industri yang berjarak 60 kilometer dari garis depan, kerap menjadi sasaran empuk bombardir pasukan Moskow. PBB mencatat angka kematian warga sipil sepanjang 2026 ini kembali melonjak tajam ke titik tertinggi.

Merespons eskalasi tersebut, para sekutu Ukraina dijadwalkan menggelar pertemuan tingkat tinggi di Kyiv pada Senin mendatang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Ukraina. Pertemuan ini akan dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan Eropa, termasuk Ketua Dewan Eropa Antonio Costa, Canselor Jerman Friedrich Merz, hingga PM Inggris Andy Burnham, serta diikuti Presiden Prancis Emmanuel Macron via panggilan video.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengutuk keras insiden tersebut sebagai bentuk "teror terencana" dan menegaskan komitmen Barat untuk memperberat paket sanksi ekonomi terhadap Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar