PORTALMEDIA.ID, MAGELANG - PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi meraih lima penghargaan dari Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN atas kinerja perizinan dan pembebasan lahan Semester I 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Harmonizing Stakeholders, Accelerating Pre-Construction, Optimizing COD Achievement di Magelang, Rabu (19/8/2026).
Lima penghargaan tersebut terdiri atas Unit dengan Capaian Penyelesaian Perizinan Tercepat 3, Unit dengan Capaian Pembebasan Lahan Tercepat 1, Unit dengan Capaian Jumlah Lokasi Pembebasan Lahan Terbanyak 1, Unit dengan Capaian Pembebasan Lahan (ha) Terluas 1, serta Unit dengan Capaian Penyelesaian Perizinan Terbanyak Harapan 1 untuk Semester I 2026.
Secara performa, PLN UIP Sulawesi mencatatkan kelulusan 100 persen untuk target perizinan Semester I 2026.
Pada sektor pembebasan lahan, realisasi fisik mencapai 75,95 hektare dari target 52,97 hektare (143%), dengan cakupan 20 lokasi dari target 12 lokasi (167%).
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kerja bersama PLN dan para pemangku kepentingan dalam memastikan tahapan pra-konstruksi berjalan optimal.
“Perizinan dan pembebasan lahan merupakan tahapan penting yang menentukan kesiapan pembangunan proyek. Capaian ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan proses berjalan tepat waktu, sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi dapat terus bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aditya.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari pengawalan target dan koordinasi yang dilakukan secara intensif di lapangan.
“Pada Semester I 2026, kami berhasil menyelesaikan 14 perizinan, terdiri atas enam perizinan sesuai target dan delapan perizinan tambahan di luar target. Untuk pembebasan lahan, realisasi mencapai 75,95 hektare dari target 52,97 hektare atau 143 persen, serta 20 lokasi dari target 12 lokasi atau 167 persen." ujarnya
Ia melanjutkan, bahwa capaian ini didorong melalui komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, pendampingan aparat penegak hukum dalam penyelesaian persoalan dan mediasi, dukungan TNI/Polri untuk pengamanan kegiatan, serta pendampingan jasa konsultansi pengadaan tanah.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat kesiapan PLN UIP Sulawesi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui proses pra-konstruksi yang lebih terukur, kolaboratif, dan tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
