0%
Senin, 21 September 2026 08:31

Ratusan Pemukim Israel Kembali Serbu Al Aqsa, Gelar Ritual Doa Yahudi di Tengah Perayaan Yom Kippur

Editor : Agung
Ratusan Pemukim Israel Kembali Serbu Al Aqsa, Gelar Ritual Doa Yahudi di Tengah Perayaan Yom Kippur
ist

Gubernur Yerusalem mengungkapkan bahwa para pemukim tersebut memasuki area pelataran kompleks dan menggelar ritual Talmud secara terang-terangan dengan perlindungan polisi Israel.

PORTALMEDIA.ID - Ratusan pemukim Israel kembali menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur pada Minggu (20/9) di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Aksi provokatif ini bertepatan dengan dimulainya Hari Raya Yahudi Yom Kippur yang berlangsung dari Minggu sore hingga Senin sore ini.

Gubernur Yerusalem mengungkapkan bahwa para pemukim tersebut memasuki area pelataran kompleks dan menggelar ritual Talmud secara terang-terangan dengan perlindungan polisi Israel.

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, insiden ini terjadi hanya berselang sehari setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama sejumlah menteri dan ribuan pemukim Israel mendatangi pelataran Tembok Ratapan (Tembok Al Buraq) di Yerusalem Timur.

Dalam rekaman video yang beredar, Netanyahu tampak menjalani ritual di balik kaca antipeluru serta berjalan menyusuri terowongan penggalian di bawah Tembok Al Buraq bersama istrinya, Sara."

Kami berada di terowongan dekat Tembok Al Buraq. Ini adalah langkah untuk menyentuh batu fondasi keberadaan kita. Kami berada sangat dekat dengan Ruang Mahakudus. Kami ada di sini, dan kami akan selamanya tetap di sini," ujar Netanyahu dalam video yang dikutip dari Al Jazeera.

Otoritas Kegubernuran Yerusalem melansir data bahwa ada sekitar 570 pemukim yang menerobos masuk ke pelataran Masjid Al Aqsa secara bersamaan dengan kunjungan bawah tanah kontroversial yang dilakukan oleh Netanyahu.

Kecaman Keras dari Hamas

Aksi penerobosan dan kunjungan bawah tanah tersebut langsung memicu kecaman keras dari kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Dalam pernyataan resminya, Hamas menilai tindakan Netanyahu memasuki terowongan serta area penggalian di bawah Masjid Al Aqsa dan Tembok Al Buraq sebagai bentuk eskalasi yang berbahaya.

"Tindakan Benjamin Netanyahu... disertai pernyataan provokatif dan klaim keliru mengenai Ruang Mahakudus, merupakan serangan terang-terangan terhadap identitas dan status Masjid Al Aqsa, sekaligus provokasi yang melukai perasaan rakyat Palestina serta bangsa Arab dan umat Islam," tegas perwakilan Hamas.

Hamas juga kembali menegaskan bahwa seluruh situs Al Aqsa murni merupakan warisan Islam yang tak terpisahkan, serta menolak keras segala bentuk aktivitas penggalian ilegal yang terus dilancarkan Israel di bawah situs suci tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar