0%
Jumat, 08 Juli 2022 10:04

Krisis di Sri Lanka; Tinggalkan Mobil, Sepeda Paling Dicari dan Mahal

Editor : Azis Kuba
Suasana Sri Lanka
Suasana Sri Lanka

Hampir semua warga di Sri Lanka mencari sepeda untuk mobilitas, tapi justru stok tidak ada dan harga mahal bila ada yang menjual.

Pasokan baru terbatas karena pihak berwenang telah membatasi impor untuk kebutuhan dasar untuk menghemat devisa yang tersisa selama mungkin.

"Impor sepeda dilarang. Jadi, importir menjual stoknya dengan harga tinggi," kata Perera. "Sekarang tidak ada lagi sepeda."

Pemerintah akan menyampaikan rencana restrukturisasi utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF) pada bulan Agustus dan kemudian melanjutkan pembicaraan tentang kemungkinan paket bailout US$ 3 miliar, yang menunjukkan bahwa krisis masih jauh dari selesai.

Baca Juga : PBB: Anak-anak di Sri Lanka Makin Terancam Tertidur dalam Keadaan Kelaparan

Jadi Kahaduwa dan banyak lainnya menetap untuk perjalanan panjang dengan mengayuh sepeda.

"Saya tidak berpikir masalah negara kita akan diselesaikan dalam waktu dekat," katanya, "Setidaknya saya banyak berolahraga sekarang."

Menteri energi Sri Lanka pada hari Minggu (3/7/2022) mengatakan, negara yang mengalami krisis ekonomi parah itu hanya memiliki sisa bahan bakar yang bahkan kurang dari konsumsi sehari.

Baca Juga : Pertemuan FMCBG G20 Bali, Sri Mulyani: Bahas Kripto dan Regulasi Digital Coin

Antrean mengisi bensin dan solar meliuk-liuk di ibu kota Kolombo hingga beberapa kilometer, meskipun sebagian besar stasiun pompa tidak memiliki bahan bakar selama berhari-hari.

Menteri Energi Kanchana Wijesekera mengatakan cadangan bensin di negara itu sekitar 4.000 ton, yang hanya di bawah konsumsi satu hari.

"Pengiriman bensin berikutnya diharapkan antara tanggal 22 dan 23 (Juli)," kata Wijesekera kepada wartawan di Kolombo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar