Makassar Portal Media — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara resmi melantik Ir. H. Darmawangsyah Muin sebagai Bupati Gowa untuk sisa masa jabatan 2025–2030. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan dilakukan Gubernur Sulsel atas nama Presiden Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 27 Oktober 2026. Darmawangsyah Muin resmi menggantikan Sitti Husniah Talenrang setelah diterbitkannya keputusan pemberhentian oleh Mendagri sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Agung.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa, serta para pejabat terkait.
Baca Juga : Bersama Wamenensos dan Gubernur Sulsel, Naoemi Octarina Tinjau Peresmian Sekolah Rakyat di Makassar
Dalam arahannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan selamat dan mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkeadilan.
“Semoga Allah memberikan inayah dan pertolongan dalam menjalankan amanah. Amanah ini tidak selamanya melekat. Manfaatkan setiap detik, menit, dan jam untuk pelayanan masyarakat,” tegas Andi Sudirman.
Ia meminta Bupati Gowa langsung tancap gas merespons berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga di lapangan. Di samping itu, Gubernur mendorong percepatan penyelesaian deretan program strategis di Kabupaten Gowa, khususnya proyek tahun jamak (multiyears project) seperti pelebaran jalan utama penunjang mobilitas publik serta penguatan fasilitas rumah sakit daerah melalui sinergi Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa.
Baca Juga : Cegah Penularan Kusta, Sulsel Libatkan 10 Ribu Peserta dalam Pencanangan Rekor MURI Kemoprofilaksis
Andi Sudirman juga mengimbau Bupati Gowa untuk merangkul seluruh elemen daerah—mulai dari jajaran ASN, PPPK, jajaran legislatif, hingga tokoh masyarakat—demi memaksimalkan segenap potensi pembangunan di Kabupaten Gowa.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh kepala daerah sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

