PORTAL MEDIA, ID. GOWA- Orang Tidak Dikenal (OTK) yang melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap tiga karyawan koperasi pembiayaan hingga membuat salah satunya tewas mengenaskan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih berkeliaran.
Kepolisian Sektor (Polsek) Bontonompo mengaku belum mampu mengidentifikasi pelaku misterius tersebut.
"Belum (terindentifikasi pelakunya), diketahui juga belum (ciri-cirinya)," kata Kanit Reskrim Polsek Bontonompo, IPTU Syarifuddin saat kepada wartawan, Selasa (11/10/2022) siang.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
Syarifuddin juga mengungkapkan, pihaknya juga sudah dibantu oleh tim dari Polda Sulsel dan Polres Gowa. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara berulang kali, hingga menerjunkan K9 atau anjing pelacak guna menemukan petunjuk.
"Sementara ini kita sudah gabung dari Polda apa semua (Polres Gowa). Sudah dilakukan pengolahan TKP yang ke beberapa kalinya, sudah di turunkan K9, itu inafis Polda juga sudah turun lagi ini hari. Sudah empat kali kayaknya (olah TKP)," sebut Syarifuddin.
Saat ini polisi disebut sedang memperdalam hasil dari olah TKP, apalagi dari keterangan sejumlah saksi yang tak disebutkan jumlahnya belum ada mengarah pada kasus pembunuhan dan penganiayaan itu.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
"Belum ada petunjuk-petunjuk termasuk saksi belum ada yang mengarah kesana (pelaku). Jadi pengolahan TKP dulu kita permantap," ujarnya.
Perwira polisi berpangkat dua balok itu juga menyebut, dua korban yang selamat juga belum bisa diminta keterangan karena masih menjalani perawatan medis.
Kedua korban diketahui saat ini berada di Rumah Sakit (RS) yang berbeda di Kota Makassar usai dirujuk. Korban Putra Ardiansyah dirawat di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, sementara Aditya Nugraha dirawat di RS Pelamonia.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
"(Kondisinya) sudah agak baikan tapi kondisinya belum memungkinkan, belum bisa (diambil keterangannya)," bebernya.
Selain itu, di TKP juga tak dilengkapi dengan CCTV sehingga polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku. Ditambah lagi senjata yang dipakai pelaku tak ditemukan di TKP.
"Tidak ada CCTV-nya termasuk itu kantor karena rumah yang dijadikan kantor itu baru 1 bulan digunakan, baru pindah satu bulan. Belum ada plang atau papan bicara tentang perusahaan itu," tukasnya.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel
Sebelumnya diberitakan, tiga pemuda secara membabi buta diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka merupakan karyawan salah satu kantor koperasi pembiayaan PT Amartha Mikro Finance.
Mereka diserang saat sedang tertidur pulas hingga menyebabkan salah satu pemuda tersebut tewas di tempat secara mengenaskan, sedangkan dua pemuda lainnya mengalami kritis.
Adapun identitas para korban masing-masing bernama Ismail Bundu (21) tewas di lokasi kejadian, sementara dua lainnya Putra Ardiansyah (20) dan Aditya Nugraha (21) kritis dan dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga : Polda Sulsel Kerahkan 100 Personel Brimob Dalam Misi Kemanusiaan Penanganan Bencana Sumatera
Peristiwa berdarah ini terjadi di Perumahan BTN Gangga Permai, Kelurahan Tamallayang Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulsel, pada Jumat (7/10/2022) dini hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News