0%
Minggu, 16 Oktober 2022 21:56

Perusakan Rumah Litha Brent, Tokoh Adat Toraja Kecam Mafia Tanah

Editor : Rasdiyanah
Rumah pungusaha bus, Litha Brent, dirusak orang tak dikenal. Foto: ist
Rumah pungusaha bus, Litha Brent, dirusak orang tak dikenal. Foto: ist

Atas kejadian pengrusakan rumah pengusaha bus Makassar Litha Brent, tokoh adat Toraja Annar Salahuddin Sampetoding mengecam mafia tanah.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Tokoh adat Toraja yang juga Ketua Keturunan Tomanurung, Annar Salahuddin Sampetoding mengecam aksi perusakan rumah yang menimpa mantan anggota DPD RI Litha Brent.

Untuk diketahui kediaman pengusaha bus yang terletak di JL. Gunung Merapi Makassar Sulsel itu, rusak parah setelah diserang orang tak dikenal, Sabtu (15/10/2022).

Kecaman tersebut mengalir sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama rumpun toraja. Diduga aksi perusakan tersebut karena adanya sengketa lahan.

Baca Juga : Pentingnya Sertifikasi Masjid dan Gedung Pendidikan Cegah Mafia Tanah

“Sudah banyak tanah adat dan tanah milik asli orang Sulsel diambil paksa dengan bekerja sama aparat tertentu dan aparat BPN,” tegas Annar melalui sambungan telepon Minggu (16/10/2022).

Annar menilai  tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab dalam melakukan aksi premanisme tersebut sebagai bentuk teror kepada masyarakat. Mantan ketua Pemuda Pancasila Sulsel ini meminta kepada etnis tertentu untuk berhenti bermain mafia tanah di Sulawesi selatan.

Annar menambahkan, masyarakat luas juga tahu kelompok-kelompok tersebut memakai kekuatan uang karena mereka yang menguasai semua sektor ekonomi di sulsel dengan membenturkan orang-orang suruhan dengan rakyat.

Baca Juga : DPR Dorong Digitalisasi dan Transparansi Kasus Pertanahan

“Miris hati saya melihat kelakuan mereka ini para mafia tanah, dulu zaman saya di kadin sulsel bersama Jusuf kalla semua masalah ekonomi sosial kita bisa kontrol dengan baik karena hubungan komunikasi pusat dan daerah dapat kita jembatani dengan baik “, ungkap annar.

Terkait kasus perusakan tersebut , Annar sampetoding pun berharap aparat kepolisian dapat bekerja dengan profesional untuk menyelesaikan kasus tersebut dan segera menemukan pelakunya.

“Kita percaya aparat kepolisian dapat bekerja dengan maksimal dan profesional untuk mengungkap kasus tersebut,” pungkas Ketua Dewan Ekonomi Indonesia Timur ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar