PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Salah satu proyek dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2018-2023 yaitu rest area di Kabupaten Jeneponto.
Namun ada indikasi program prioritas sejak zaman Nurdin Abdullah ini bakal mangkrak sebab telah dikerjakan sejak 2020, dan hingga saat ini belum dipergunakan oleh masyarakat.
Baca Juga : Momentum Peringatan 356 Sulsel, Andi Sudirman Tampilkan Bukti Nyata Efisiensi Rp1,4 Triliun dan Pemerataan
Legislator Sulsel, Selle KS Dalle, menyayangkan hal ini. Ia mengatakan bahwa cukup proyek yang kemarin-kemarin yang mangkrak, jangan rest area di Jeneponto ini juga jadi korban.
"Cuma sayang, program itu sepertinya setelah Pak Nurdin Abdullah tidak menjadi Gubernur, ini tidak dilanjutkan sebagaimana rencana awal. Padahal kan mestinya yang ngotot untuk memperjuangkan itu, ini pak gubernur yang ada sekarang (Andi Sudirman). Namanya program prioritas," ungkap Selle kepada ketika dihubungi, Minggu (16/10/2022).
Ia mengatakan kasihan uang rakyat kalau proyek yang sebenernya bisa bermanfaat untuk publik malah tidak difungsikan.
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah dan Stabilitas Keamanan di Sulsel
"Kesannya uang rakyat jadi ugal-ugalan dibelanjakan, lalu kemudian tidak diperlihatkan komitmen untuk bagaimana fungsional. Sekadar dibangun dan kita mengabaikan apa gitu bisa fungsional atau tidak. Kan sayang," terangnya.
Selle sapaannya juga menyinggung pembangunan rumah sakit di kampung halaman Andi Sudirman Sulaiman yang menurutnya lebih gigih diperjuangkan.
"Jangan hanya rumah sakit Bone yang gigih diperjuangkan. Rest area Jeneponto diabaikan, namanya program prioritas kepala daerah terpilih, harus diperjuangkan," tegasnya.
Baca Juga : Temui Massa Aksi, Gubernur Andi Sudirman Imbau Masyarakat Menahan Diri dan Jaga Sulsel
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel ini juga mengharapkan Gubernur Andalan untuk memperjuangkan percepatan proyek ress area ini, karena Pihak Banggar, ujar Selle, menjami akan memberikan anggaran kepada pihak Pemprov Sulsel.
"Kita kasih anggaran, nggak boleh kita ikut berkontribusi menambah proyek mangkrak di Sulsel," bebernya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Astina Abbas menjelaskan rest area Jeneponto saat ini masih dalam proses lelang.
Baca Juga : Jelang Muswil VI, PKS Sulsel Silaturahim dengan Gubernur Andi Sudirman
"Masih proses lelang. Kita liat dulu lelangnya. Mudah-mudahan sah ji lelangnya, tapi kalau gagal lagi berarti waduh, di liat dulu lelangnya. Tergantung lelangnya," ujar Astina.
Ia menyebutkan, spabila lelang kali ini masih gagal, maka tahun ini dipastikan tak dapat dilanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News