Tak Tersentuh Bantuan dari Pemerintah
Hasbi Guru Kelas 5 SD Inpres Bontoa Barombong juga mengeluhkan bantuan pemerintah yang tak kunjung datang. Kepada portamedia, ia mengatakan jika bantuan tersebut akan susah untuk didapatkan.
"Belum tersentuh bantuan dari pemerintah, karena kami terhalang oleh kategori untuk bantuan renovasi kelas. Ada namanya bantuan rehab. Itu sudah tidak bisa, karena sekolah ini sudah tidak masuk dalam kategori rehab ringan," bebernya.
Baca Juga : Hadapi Gugatan GMTD, PT Hadji Kalla Siapkan Bukti Kuat dan Dua Kantor Hukum
Jika demikian katanya, memang harus diurus dengan berbagai persyaratan. Karena dana bos juga tidak dapat mengakomodir renovasi itu.
"Apalagi bangunannya dengan kondisi yang serius. Dan kalau menunggu bantuan dari pemerintah pasti lama, karena sampai sekarang belum ada," keluhnya.
GMTD Wujudkan Harapan Renovasi Kelas
Keinginan Hasbi bersama jajaran pimpinan SD Inpres Bontoa akhirnya terwujud berkat bantuan yang diberikan oleh PT. Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) pada September lalu. Renovasi dua kelas dapat membangkitkan semangat siswa untuk belajar tanpa harus membagi tugas atau bergantian menggunakan kelas lagi.
Baca Juga : Komitmen Pilar Tangguh: Aksi Donor Darah GMTD Kumpulkan 130 Kantong Darah
"Karena kan, sebelum ada bantuan dari GMTD. Kami agak kewalahan mengajar karena jumlah siswa tidak sesuai dengan jumlah kelas yang ada. Jadi biasanya kami buat kelas pagi dan kelas siang," bebernya.
Jumlah siswa SD Inpres Bontoa tutur Hasbi sebanyak 467. Ruang kelas rombongan belajar ada 16 kelas dan kami hanya punya 11 kelas. "Makanya, pas ada informasi kalau dapat bantuan perbaikan, kami sangat senang, setidaknya mengurangi beban atas fasilitas yang masih kurang memadai. Akhirnya dua kelas yang sempat kosong bisa digunakan kembali," ucapnya riang.
Dalam sebulan katanya, bangunan kelas yang rusak sudah dapat digunakan kembali. Siswa juga akhirnya bersemangat menempuh pendidikan yang layak.
Baca Juga : DPRD Sulsel Telusuri Dugaan Manipulasi GMTD: Saham Pemda Disebut Tergerus
Hasbi berharap, adanya bantuan GMTD, bisa menghentakkan nurani pemerintah untuk mengulurkan bantuan renovasi atau bantuan kelas untuk sekolah Inpres Bontoa yang lebih baik.
"Karena terus terang bangunan ini bangunan lama. Dan belum ada sampai sekarang terkhusus kelas tidak ada permen baru. Kalau untuk bangunan, mudah-mudahan ada peremajaan," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
