0%
Sabtu, 09 Juli 2022 10:36

Pangeran Serbia Optimis Bitcoin Diadopsi Negara Timur Tengah Lebih Cepat

Editor : Azis Kuba
Pangeran Serbia Optimis Bitcoin Diadopsi Negara Timur Tengah Lebih Cepat
ist

"Menurut Qur’an, sebenarnya Bitcoin adalah uang sempurna mereka"

PORTALMEDIA.ID -- Seiring pertumbuhan industri dan minat kripto global, pendukung “elit” di Timur Tengah mengatakan jenis uang kripto Bitcoin dapat diaopsi lebih cepat.

Saat ini, adopsi kripto masih banyak terjadi di kalangan bisnis ritel, khususnya sebagai opsi pembayaran. Ini membawa Bitcoin dan beberapa altcoin ke dalam adopsi yang ekspansif.

Bisnis besar, seperti jaringan bioskop ternama AS, AMC Theatre, juga menjadi salah satu pengadopsi kripto yang dinantikan dengan menggandeng Bitcoin, Ether, Dogecoin, Shiba Inu dan lainnya. Semua sudah terealisasikan di kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga : Semester I 2024, Pencurian Kritpo oleh Peretas Capai Rp22.427 T

Dari adopsi negara, El Salvador telah menjadi pembuka jalan, di mana ini tampak akan segera diikuti oleh beberapa negara karena potensi yang menjanjikan. Legal tender Bitcoin digadang akan kian marak.

Blockchainmedia.id berdasarkan laporan Finbold, Pangeran asal Serbia, Filip Karadjordjevic, telah mengungkapkan optimismenya dalam peluang adopsi kripto.

Diketahui, sang Pangeran telah menyarankan agar beberapa negara di Timur Tengah, termasuk Uni Emirate Arab (UEA), untuk dapat segera mengadopsi kripto Bitcoin.

Baca Juga : Bitcoin Langka, 1,2 Juta Koin Hilang Permanen dari Peredaran

Dari sudut pandangnya, sebagian monarki Timur Tengah menggunakan hukum Syariah, yang di antaranya, sistem keuangan yang tidak mengenal konsep utang.

Karena hal itulah, ia berfikir bahwa para monarki tersebut kemungkinan akan terbuka untuk tawaran adopsi ini karena BTC adalah “uang” yang cocok dan sempurna dengan sistem tersebut.

“Menurut bacaan mereka, menurut Qur’an, sebenarnya Bitcoin adalah uang sempurna mereka. Hanya masalah waktu sampai seseorang mengajukan itu kepada mereka, atau mereka melemparkannya kepada diri mereka sendiri dan mereka bergabung. Mungkin Anda akan melihat monarki Arab atau negara Arab di sini atau di sana mengadopsi Bitcoin jauh lebih cepat dari yang Anda kira,” ujar Pangeran Filip.

Baca Juga : Bitcoin Rp 51 Triliun Disembunyi dalam Kaleng Popcorn di Kamar Mandi

Kemungkinan, apa yang dikatakan Pangeran Filip akan terjadi. Karena, menurut data dari Chainlysis, negara Timur Tengah merupakan salah satu pasar kripto yang memiliki pertumbuhan tercepat secara global. Ini bahkan menyumbang 7 persen dari volume perdagangan kripto di dunia.

Terlebih lagi, negara Timur Tengah memang jarang sekali terdengar menentang eksistensi dari aset kripto. Sehingga, dalam waktu dekat adopsi yang disarankan ini kemungkinan akan terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar