PORTALMEDIA.ID -- Pengamat politik dari Universitas Indonesia Aditya Perdana menilai pernyataan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyatakan siap maju sebagai capres di Pilpres 2024 adalah sebuah kode dari PDIP kepada partai politik untuk segera membentuk koalisi menyongsong pesta demokrasi mendatang.
Baca Juga : Rayakan HUT ke-53, PDIP Luncurkan Maskot Baru Banteng Barata
Diketahui, Ganjar dalam wawancara dengan salah satu media nasional menyatakan bersedia maju sebagai capres dalam pesta demokrasi nanti.
"Pernyataan Ganjar ini adalah sinyal, bukan hanya dari pribadi Ganjar melainkan kode yang sedang dipersiapkan oleh PDI Perjuangan untuk segera membentuk koalisi pencapresan," kata Aditya seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/10/2022).
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
Terkait pembentukan koalisi, dia mengatakan PDIP akan membentuk koalisi dengan beberapa partai yang sudah berpengalaman dalam ritme kerja pemerintahan Jokowi. "PDIP tidak akan melakukan pencalonan sendiri," ujarnya.
Ia menjelaskan pernyataan Ganjar itu juga memberikan informasi ke publik bahwa di internal PDIP sedang terjadi pergejolakan ihwal sosok yang akan diusung di Pilpres 2024.
Apabila PDIP memaksakan diri mengusung capres dengan elektabilitas dan popularitas yang rendah, niscaya kemenangan tiga periode berturut-turut tidak akan mudah dicapai.
Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, PDIP Ingatkan Kader Tidak Salah Gunakan Wewenang
"Pernyataan kesiapan Ganjar mungkin dapat diinterpretasikan sebagai kode awal dari PDIP," ujarnya.
Selain itu kata dia, isyarat Ganjar itu seakan-akan merespons dari deklarasi capres Anies Baswedan oleh Nasdem.
Sebelumnya, Ganjar menyatakan, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ihwal sosok capres yang akan diusung oleh partai berlambang kepala banteng moncong putih itu di Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga : Rayakan HUT ke-53, PDIP Luncurkan Maskot Baru Banteng Barata
Diketahui, Ganjar dalam wawancara dengan salah satu media nasional menyatakan bersedia maju sebagai capres dalam pesta demokrasi nanti.
"Untuk PDI Perjuangan hal itu menjadi prerogatif Ketum Bu Mega," kata Ganjar seperti dikutip dari TribunJateng.com, Rabu (19/10/2022).
Ia mengaku akan tetap berkonsentrasi mengurus Jawa Tengah.
Baca Juga : Elektabilitas PDIP Tertinggi 19,78%, Disusul Gerindra 18,50%
Ada banyak pekerjaan yang kini sedang menjadi fokus perhatiannya. di antaranya seperti kesiagaan tanggap bencana, penanganan inflasi, menyiapkan tanaman pangan pendamping padi untuk ketahanan pangan, serta mendorong Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) agar segera bekerja mengantisipasi situasi global yang masih belum baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News