0%
Rabu, 26 Oktober 2022 23:13

Kesaksian Acay Lihat Sambo Merokok dengan Wajah Memerah di Garasi Usai Brigadir J Tewas

Editor : Rasdiyanah
Ferdy Sambo menjalani sidang kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J. Foto: dok kompas
Ferdy Sambo menjalani sidang kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J. Foto: dok kompas

Acay atau Ari Cahya Nugraha memberi kesaksian dalam persidangan Ferdy Sambo atas kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J. Ia menyebut sempat melihat Sambo merokok dengan wajah memerah di garasi usai Brigadir J tewas.

"Kenapa jenderal? Kurang ajar dia, sudah melecehkan Ibu, bahasanya hanya seperti itu, melecehkan Ibu? Terus kenapa tergeletak? Saya lupa secara persis apakah tembak menembak atau ditembak, tapi yang jelas beliau ceritanya seperti itu," katanya.

"Jadi pada waktu itu saudara masih lihat jenazah korban?" tanya hakim.

"Masih ada Yang Mulia, cuma saya lupa penjelasan maksudnya yang saat itu seperti apa, tapi yang jelas Beliau menjelaskan bahwa ada peristiwa tembak menembak atau Yoshua ditembak oleh yang lain," jawab Acay.

Bharada E Jawab dengan Tenang

Baca Juga : Daftar Perwira yang Kembali Bertugas Setelah Terseret Kasus Ferdy Sambo

Menurut Acay, di dalam ruangan tersebut ada empat atau lima anggota. Kemudian di dalam juga banyak anggota Satreskrim yang masuk dan dirinya sempat ditanyakan oleh Karo Provost perihal keberadaannya di rumah Ferdy Sambo dan dijawab bahwa diperintah mantan Kadiv Propam itu.

"Dengan posisi Pak FS mendekati jenazah Yoshua, melihat sekilas sebentar si Ricky dan Richard itu seperti menghampiri Pak FS. Kemudian saya tanya ke Ricky, karena saya tahu Ricky, kenapa saya tahu Ricky, Ricky kan mantan ajudan Bapak saat jadi Dirpidum, kalau Richard enggak tahu," tutur Acay.

"Saya tanya Ricky, ada apa? Iya ndan ada tembak-menembak dengan Yoshua sambil dia menunjuk ke arah Richard yang ada di sebelah kanan saya. Saya tanya, kamu Richard? Siap ndan. Kamu yang nembak? Dengan mimik yang tenang, dia mengatakan siap ndan saya yang nembak," lanjutnya.

Baca Juga : Ferdy Sambo Tetap Divonis Mati, Begini Respons Mahfud MD

Acay mengatakan, dirinya juga melihat Ferdy Sambo di bawah pohon sambil menelepon seseorang cukup lama. Tidak lama setelahnya, datang mobil ambulans untuk membawa jenazah Brigadir J.

Bantu Angkat Jenazah

"Kemudian Pak FS masuk ke dalam bersama si petugas ambulan tersebut dan memanggil saya 'Cay, tolong bantu angkat jenazah', saya lihat ke dalam jenazah itu sudah ada di dalam kantong, namun kesulitan untuk diangkat ke tandu," terang Acay.

Setelah ambulan pergi, dia keluar rumah dan menemui terdakwa Irfan memerintahkan untuk menyiapkan makanan untuk anggota yang ada di lokasi.

Baca Juga : BREAKING NEWS: Banding Ditolak, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati

"Diceritakan juga situasi di dalam kepada terdakwa?" tanya hakim.

"Enggak," jawab Acay.

Tidak lama kemudian, datang mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi bersama Kasatreskrim dan kanitreskrim yang masuk ke dalam. Setelah mereka keluar rumah dan mengobrol, Acay pun meninggalkan lokasi lantaran akan bertolak ke Bali keesokan harinya.

Baca Juga : Solidaritas Keluarga Besar Sulsel Tolak Vonis Mati Ferdy Sambo

"Artinya pulang bareng terdakwa?" tanya hakim.

"Enggak. Dia naik motor saya naik mobil. Pulangnya sendiri-sendiri," jawab Acay.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar