Tetapi melihat Ferdy Sambo tak pakai masker, pun tak mengejutkan sebetulnya. Karena sebelum kasus ini, pecatan Inspektur Jenderal (Irjen) itu, adalah personel kepolisian yang punya pamor, dan wajahnya tak asing di media.
Berbeda dengan istrinya, Putri Candrawathi. Sejak suaminya menjadi tersangka, publik mencari-cari bentuk muka, atau wajah asli Putri Candrawathi. Akan tetapi sulit ditemui. Ketika Polri menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka, Jumat (19/8/2022) pun penampakan wajahnya sulit dilihat publik.
Dalam penampakan di publik, Putri Candrawathi, tak pernah sekali pun melepas maskernya. Termasuk saat dirinya mulai ditampilkan ke muka hakim di ruang persidangan. Putri Candrawathi, tak pernah sekali pun menampakkan wajahnya.
Baca Juga : Daftar Perwira yang Kembali Bertugas Setelah Terseret Kasus Ferdy Sambo
Baru kali ini, atas permintaan Samuel yang dikabulkan hakim, Putri Candrawathi melepaskan masker. “Ibu Putri maskernya, biar kita bisa mengenal,” kata Samuel.
Putri Candrawathi yang duduk di sisi kanan dari Samuel, di deretan kursi para terdakwa, dan pengacara dekat dengan posisi duduk Ferdy Sambo, pun akhirnya membuka masker putihnya itu.
Putri Sambo menurut pinta tersebut. Ia menarik tali masker yang terpasang di kedua telinga dengan kedua tangannya. Sempat dia membiarkan maskernya tergantung dengan posisi tali di telinga kirinya yang belum terlepas. Tetapi mendengar riuh para pengunjung, akhirnya Putri Candrawathi benar-benar melepaskan semua maskernya dan memperlihatkan wajah aslinya. Sementara Ferdy Sambo yang sudah melepaskan masker, tampak memandangi Samuel, yang masih melihat Putri Candrawathi melepaskan masker.
Baca Juga : Ferdy Sambo Tetap Divonis Mati, Begini Respons Mahfud MD
Samuel pun mulai berbicara. Kepada Ferdy Sambo, Samuel mengatakan, keduanya adalah sama-sama seorang bapak yang memiliki anak-anak. Atas perbuatan Ferdy Sambo yang dituduh membunuh Brigadir J, Samuel menyampaikan bagaimana perasaan Ferdy Sambo sebagai ayah, jika anaknya dibunuh. “Bagaimana kebalikan dari peristiwa ini. Pak Ferdy Sambo jadi saya, saya jadi Pak Ferdy Sambo,” kata Samuel.
Samuel mengatakan, selama ini Brigadir J kerap menceritakan tentang kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.
“Tetapi Pak Ferdy Sambo yang membunuh anak kami. Dengan begitu sadis. Nyawa anak saya, ataupun nyawa anak dia (Ferdy Sambo) saya ambil secara paksa di rumah sendiri. Bagaimanalah perasaan Bapak?,” begitu kata Samuel.
Baca Juga : BREAKING NEWS: Banding Ditolak, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
Kepada Putri Candrawathi, pun Samuel menyampaikan hal yang sama. “Ibu Putri. Ibu Putri seorang perempuan yang kami dengar selama ini dari anak kami, adalah perempuan dan seorang ibu yang baik. Memberikan tempat tinggal yang baik untuk anak kami (Brigadir J),” begitu kata Samuel.
Tetapi kata Samuel, dalam peristiwa pembunuhan tersebut, Putri Candrawathi, pun dikatakan Samuel, menjadi pihak yang ikut serta melakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News