Kemudian, pada 31 Oktober, keempat pelaku melaksanakan aksinya kembali di Bank BRI Watampone, Kabupaten Bone. Mereka masuk ke dalam bank, memantau situasi dan melihat nasabah yang melakukan penarikan tunai.
Saat menemukan sasarannya, korban lantas mengikuti, saat dirasa situasi sudah sepi para pelaku lantas melakukan aksinya dengan memecahkan kaca mobil korban. Namun, yang diambil pelaku hanya tas berisi buku tabungan.
"Akan tetapi uang tunai sebesar Rp100 juta berada di dalam dashboard mobil, sehingga pelaku tidak mengambil uang tersebut," bebernya.
Baca Juga : Himpitan Ekonomi, Pemuda di Makassar Curi Beras hingga Diamuk Massa
Dari serangkaian penyelidikan, polisi pun mengendus keberadaan ke empat pelaku yang berada di daerah Toraja Utara. Saat ditangkap guna penunjukan barang bukti ke empat pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas.
"Pada saat pelaku menunjukan keberadaan barang bukti kendaraan sepeda motor, ke empat pelaku melakukan perlawanan terhadap anggota dan berusaha kabur," kata Dharma.
Saat itu, anggota melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara, akan tetapi pelaku tetap tidak mengindahkan peringatan petugas, sehingga terpaksa dihadiahi timah panas.
Baca Juga : Rusak Sel Rutan Kelas I Makassar, Narapidana Kasus Pencurian Kabur
"Anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak ke arah kaki pelaku dengan tujuan melumpuhkan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News