0%
Minggu, 04 Desember 2022 00:02

Kembali Pentas di Gedung Kesenian Makassar, Kala Teater Angkat Isu Warga Kota

Editor : Azis Kuba
latihan pertunjukan seni di gedung kesenian
latihan pertunjukan seni di gedung kesenian

Pertunjukan ini merupakan proyek pembacaan isu-isu kota melalui riset terhadap warga kota yang dikerjakan Kala Teater sejak tahun 2015 hingga 2025

PORTALMEDIA.ID -- Kala Teater kembali kambali akan menggelar pertunjukan teater bertajuk "Proyek Kota dalam Teater [City in Theatre Project]" pada Sabtu dan Minggu, 5-6 November 2022 di Teater Arena Gedung Kesenian Societeit De Harmonie, Kota Makassar.

"Pertunjukan ini merupakan proyek pembacaan isu-isu kota melalui riset terhadap warga kota yang dikerjakan Kala Teater sejak tahun 2015 hingga 2025, " kata Penulis Naskah dan Sutradara di Kala Teater, Shinta Febriany, Sabtu (3/12/2022).

Shinta mengatakan akan menyajikan tiga pertunjukan teater yang merupakan hasil riset. Pertunjukan pertama, "Perangkap Kata-kata", menyajikan perasaan warga tentang kotanya.

Pertunjukan Kedua, "Di Seberang Kekacauan", membahas kriminalitas di Kota Makassar, dan pertunjukan ketiga, "Bunyi Warga", menghadirkan imajinasi warga berbicara dengan pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga : Pementasan Kala Teater Ditutup dengan Diskusi yang Menghadirkan Aan Mansyur

"Sejak digagas proyek Kota dalam Teater telah melibatkan 1306 warga kota Makassar sebagai responden (jumlahnya akan terus bertambah) dan 56 seniman." ujar Shinta, Sabtu (3/12/2022).

Dikatakan, bila proyek ini merupakan kolaborasi antara warga kota dan kesenian yang diharapkan memperluas pemahaman warga atas isu yang terjadi di Kota Makassar.

Sejak tahun 2015 hingga 2022 proyek Kota dalam Teater (KDT) telah melakukan riset terhadap warga kota Makassar dengan topik, yakni Kemacetan Lalu Lintas dan Kriminalitas di Jalan Raya, Sampah, Banjir, Peningkatan Jumlah Orang Bunuh Diri, Peningkatan Jumlah Orang Gila, Reklamasi Pantai Losari, Pengalaman Traumatik Perempuan, Fenomena Ketubuhan.

Kemudian Warga Makassar di Masa Pandemi, Terminal dan Halte di Kota Makassar, Kontestasi Perempuan Pekerja Bangunan, Ruang Terbuka Hijau, Tradisi Uang Panai', Keresahan, Ketakutan, Kebahagiaan, dan Kebanggaan sebagai warga kota Makassar, Identitas Kota Makassar sebagai Kota Dunia, Kriminalitas Kota Makassar, dan Imajinasi Warga Kota Makassar Berbicara dengan Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga : Teater Riset dari Kala Teater; Kritik Warga Kota Makassar Terperangkap Dalam Oven Kompor, Pemerintah Tutup Kuping

Manajer Produksi dan juga aktor, Nurul Inayah, menyampaikan bahwa Proyek Kota dalam Teater akan dilaksanakan di Gedung Kesenian Societeit de Harmonie selama tiga hari yaitu pada 4-6 Desember 2022.

Proyek Kota dalam Teater ini didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Dana Indonesiana, LPDP, Meditatif Films, Loneliness Project, Aruwa Studio, Sanggar Seni Sipakainge, dan Toko Tepi Jalan.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Proyek Kota dalam Teater dapat dilihat di media sosial Kala Teater: Instagram @kalateater, Facebook dengan akun Kala Teater.

Kala Teater didirikan di Makassar pada Februari 2006. Kala Teater berupaya mencapai visinya, yakni mengasah kepekaan antar-manusia melalui program penciptaan seni pertunjukan, kolaborasi lintas disiplin seni, pelatihan, residensi, diskusi, dan penelitian budaya.

Baca Juga : Finalisasi Pegelaran Seni Budaya Internasional, Perwira LPMT Road Show ke Soppeng-Bone

Kala Teater merupakan sebuah inisiatif untuk memperkaya pemikiran dan karya di lanskap kebudayaan kontemporer dengan menggunakan perspektif kearifan lokal.

Kala Teater berupaya menciptakan ekosistem kesenian yang inklusif dan setara melalui intervensi isu jender, ketubuhan, kota, dan sosial. Diharapkan dari berbagai intervensi tersebut mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat atas situasi yang terjadi di sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer