PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah berkoordinasi dengan Polda Sulsel mengenai kejadian aksi unjuk rasa yang anarkis di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo. Senin (5/12/2022).
Diketahui, sekelompok massa yang mengatasnamakan supporter Aliansi Peduli Mattoanging tersebut berunjuk rasa menuntut pembangunan Stadion Mattoanging untuk kembali dilanjutkan. Namun aksi tersebut diwarnai dengan tindakan perusakan sejumlah fasilitas di Kantor Gubernur Sulsel.
Plt Kepala Satpol PP Sulsel, Andi Rijaya mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan bapak Kapolda Sulsel mengenai kejadian unjuk rasa tersebut.
Baca Juga : Pendekatan Humanis Berhasil, Pedagang Bongkar Mandiri Lapak Pasar Tumpah Jalan AMD Setelah 20 Tahun
"Termasuk mengusut tuntas otak atau aktor intelektual di balik kejadian ini," ujar Andi Rijaya, Senin .
Menurutnya, aksi perusakan dan tindak kekerasan atas nama apapun tak pernah dapat dibenarkan, apalagi perusakan fasilitas publik sekaligus obyek vital negara.
"Pelaku perusakan dan kekerasan harus segera ditangkap. Kami tahu, yang melakukan anarkis ini hanya oknum yang mengatasnamakan kelompok supporter. Padahal kita tahu, supporter PSM punya adab menyampaikan aspirasi," tuturnya.
Baca Juga : Camat Tamalate Pastikan Lokasi Eks Kandang Babi di Jalan Dg. Tata Sudah Steril
"Apalagi dalam kejadian demo tadi, kita temukan melibatkan anak di bawah umur," lanjut Andi Rijaya.
Sebelumnya, salah satu massa aksi yang ditemui Portalmedia.id di depan Kantor Gubernur Sulsel, mengatakan massa aksi tidak berbuat anarkis, namun justru satpol PP yang memukul duluan.
"Kami hanya menyampaikan tuntutan kami," ujarnya, tak ingin menyebutkan namanya.
Baca Juga : Lima Kekalahan Beruntun Juku Eja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

