PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Charta Politika merilis hasil survei terbaru calon wakil presiden (cawapres) 2024, ada beberapa nama baru dibandingkan dengan nama yang selama ini mencuat ke publik, seperti Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Khofifah Indar Parawansa.
Hasilnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno paling banyak dipilih oleh responden Jawa Tengah dengan 19,8 persen.
Sandiaga Uno menjadi pilihan responden tertinggi," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, dikutip dari laman republika.co.id, Kamis (14/7/2022).
Baca Juga : AHY Sebut Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto dan Gus Dur Langkah Penyatuan Sejarah
Sementara itu Menteri BUMN Erick Thohir paling banyak dipilih kedua oleh responden Jawa Tengah setelah Sandiaga dengan 12,9 persen. Disusul dengan Ridwan Kamil dengan 11,5 persen.
"Pada simulasi elektabilitas Wakil Presiden, nama Sandiaga Uno, Erick Thohir dan Ridwan Kamil merupakan pilihan tertinggi responden," ujarnya.
Di kalangan responden Jawa Timur, elektabilitas Khofifah sebagai cawapres unggul dengan 28,8 persen. Sementara Sandiaga Uno di urutan kedua dengan 14,4 persen. Disusul Puan Maharani dengan 11,2 persen, dan Erick Thohir 11 persen.
Baca Juga : AHY Tidak Tertarik Isu Pemakzulan Gibran, Pilih Fokus Bantu Prabowo
Sementara di kalangan responden Jawa Barat, elektabilitas Ridwan Kamil tertinggi 38 persen. Kemudian Sandiaga Uno dengan 18,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 9,1 persen, dan Erick Thohir dengan angka 6,4 persen.
Untuk diketahui survei dilakukan pada tanggal 24-30 Juni 2022 di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Jumlah sampel survei sebanyak 1200 responden per-provinsi dan margin of error (MoE) +/- 2.83 persen.
Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan protokol kesehatan yang ketat. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News