0%
Sabtu, 17 Desember 2022 22:56

Serapan Rendah, Komisi IV DPR RI Soroti Kinerja Bulog

Editor : Redaksi
Komisi IV DPR RI melakukan Reses di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Sabtu, 17 Desember 2022.
Komisi IV DPR RI melakukan Reses di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Sabtu, 17 Desember 2022.

Mekanisme pengadaan beras di Bulog jadi penyebab penggilingan lebih memilih menjual berasnya ke pasar. Ini mengakibatkan Bulog kehilangan stok dari mitra.

PORTALMEDIA.ID, PINRANG - Komisi IV DPR RI menyoroti kinerja Bulog di Sulsel. Mulai dari penyerapan beras petani yang belum maksimal, hingga terkait hilangnya 500 ton beras di Gudang Bulog Pinrang.

Anggota Komisi IV DPR RI, Suhardi Duka, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kinerja Bulog saat ini. "Bulog yang diharapkan sebagai penyangga dan mitra petani, justru Bulog yang merekomendasikan impor," ujarnya, saat Komisi IV DPR RI melakukan Reses di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Sabtu, 17 Desember 2022.

Suhardi secara blak-blakan menjelaskan bahwa mekanisme pengadaan beras di Buloglah penyebab penggilingan lebih memilih menjual berasnya ke pasar. Ini mengakibatkan Bulog kehilangan stok dari mitra.

Baca Juga : Bulog Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

"Saya berharap Bulog dapat memperbaiki dan mengevaluasi terkait mekanisme tersebut," imbuhnya.

Selain perihal penyerapan yang rendah, Anggota Komisi IV DPR RI, Salim Fakri, menyoroti kasus hilangnya beras Bulog 500 ton di gudang Pinrang. Salim meminta Dewan Direksi Bulog untuk memberi sanksi tegas.

Senada, Alien Mus dari Fraksi Partai Golkar ikut menyoroti terkait beras Bulog yang hilang. "Masalah ini sangat luar biasa. Jangan sampai terjadi hal yang sama di daerah lain dan ini perlu dievaluasi," kata Alien.

Baca Juga : Titiek Soeharto Kritik Keras Bapanas Soal Penumpukan Stok Beras di Bulog

Cek Ketersediaan Beras

Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian (Kementan), Bappanas, Bulog dan ID Food, melakukan cek ketersediaan beras di Gudang Bulog Lampa, Kabupaten Pinrang. Hasil pengecekan kondisi stok beras dari data Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) sebesar 119.916 ton (per 15 des 2022) aman dan cukup hingga tahun depan.

Wakil Ketua Komisi IV, Rusdi Masse Mappasessu, berpendapat, stok beras aman ini tidak lepas dari kinerja Kementerian Pertanian. Sebagai sentra padi nasional, Sulsel memang membutuhkan support yang cukup. Seperti alsintan, pupuk, dan yang terutama Jalan Usaha Pertanian (JUT) dan Jaringan Irigasi Pertanian (JIT).

Baca Juga : Pegadaian Siap Salurkan Beras SPHP Bersama Bulog

Khusus program JUT dan JIT, Rusdi meminta Kementan untuk kembali mengalokasikan ke daerah yang belum mendapatkan, karena terbukti meningkatkan produksi padi di wilayahnya.

Kedepan, Rusdi berharap sinergi antara lembaga Kementan dan Bulog khususnya wilayah Sulselbar dapat lebih ditingkatkan lagi. Sehingga, ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog dapat terlaksana dengan baik. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer