PORTALMAKASSAR.ID, MAKASSAR - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Pompengan Jeneberanh (BBWSPJ), Djaya Sukarno mengungkapkan, Kolam Regulasi Nipa-nipa masih aman meski seharian Makassar diguyur hujan dengan intensitas normal.
Hanya saja, jika debit air dengan kondisi normal tidak berhenti hingga lima hari kedepan, dikhawatirkan air di waduk Nipa-nipa akan meluap.
"Kita perkirakan bisa lima hari menampung air jika hujannya skala seperti ini, tapi jika seperti 18 Desember kemarin mungkin bisa di bawah lima hari," jelas Djaya saat meninjau Kolam Regulasi Nipa-nipa, Sabtu (17/12/2022).
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
Djaya menambahkan, saat ini antara air sungai dengan batas air masih punya elevasi 1,54 meter dan dengan curah hujan yang lebat, air yang bisa ditampung totalnya 2,74 juta m2.
Ia menjelaskan untuk menghadapi curah hujan tinggi dengan waktu lama, pihaknya akan menurunkan permukaan kolam retensi dengan menggunakan dua pompa yang memiliki kapasitas 2m² perdetik.
"Kalau normal sudah masuk musim penghujan, kita keluarkan 4 m² per detik dan sudah dilakukan sejak jam setengah dua, karena itu sudah ada penurunan 3 cm di kolam walaupun sejak pagi kenaikan air 2 cm per jamnya," ungkapnya.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
Balai sendiri kata dia akan tetap berupaya untuk bisa mengantisipasi banjir, meski banjir sendiri merupakan bencana alam yang tidak bisa dilawan.
"Karena sudah kami perkirakan, kami bisa tahan lima hari, ternyata curah hujannya bisa tambah besar lagi sehingga berkurang lagi, atau dihulu tiba-tiba ada air pasang dan hujan lebat yang tidak bisa kami tangani, tapi kami berupaya semaksimal mungkin," ucapnya.
Sementara itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan semua perangkat Pemerintah termasuk infraktukstur dimaksimalkan untuk menghadapi kemungkinan cuaca buruk yang berkepanjangan.
Baca Juga : Pasca Banjir, Bupati Uji Nurdin Gerak Cepat Kerahkan Tim Bersihkan Sungai Garegea
"Kesiapan kita bisa lihat, Nipa-nipa yang menyangga Makassar, karena air dari yang lain masuk ke sini, kemudian pasti lewat Makassar," ucap Danny, sapaannya.
Danny mengungkapkan selain antisipasi yang dilakukan BBWSPJ, Pemrintah Kota Makassar juga mengantisipasi para perangkat-perangkat yang ada.
"Kepala balai telah mengantisipasi itu, termasuk pemkot mengantisipasi semua perangkat kita, Seperti BPBD, Dinsos, Camat, Lurah dan RT/RW semua kita siapkan," ungkapnya.
Baca Juga : BBWS Soroti Masalah Drainase, Munafri Siapkan Langkah Strategi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News