PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Dinas Pariwisata (Dispar) Sulsel, Patarai A. Burhan merespons sorotan ASITA Sulsel yang sebelumnya mempertanyakan pencabutan subsidi penerbangan di Kabupaten Selayar, Sulsel.
Burhan, sapaan karibnya, mengatakan pemerintah mencabut subsidi penerbangan ke Kabupaten Selayar dan memberikannya ke Kabupaten Bone bukan tanpa alasan.
"Hal ini dilakukan pemerintah Provinsi Sulsel untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Sulsel dan memperkenalkan destinasi wisata yang baru di daerah Bone," ujar Burhan kepada Portalmedia.id, di Hotel Imawan Makassar, baru-baru ini.
Baca Juga : Polres Bone Siapkan 1000 Personel Amankan Aksi Tolak Kenaikan PBB
Menurutnya, kondisi di Selayar saat ini, destinasi wisatanya sudah terkenal.
"Apalagi Takabonerate. Takabonerate masuk di dalam kawasan beosper dunia, memiliki 500 ribu lebih jenis terumbu karang," ujarnya.
"Jadi pelancong yang berkunjung ke Sulsel sudah menjadikan Selayar sebagai tempat yang akan dikunjungi. Makanya subsidinya dicabut," sambungnya.
Baca Juga : Petani di Bone Hanyut di Sungai Pakkasalo, Basarnas Makassar Terjunkan Tim SAR
Selanjutnya, Burhan memberikan keterangan jika subsidi yang dialihkan ke Bone itu, agar wisatawan bisa mengenal berbagai destinasi wisata yang ada di Sulsel, bukan hanya di Takabonerate.
"Kawasan potensial lain yang ada di Sulsel, ada di kabupaten Bone, di sana terdapat berbagai atraksi pariwisata, yang paling menonjol adalah potensi culture tourism, karena di Bone ada suku Bajo yang merupakan suku internasional yang memiliki ketertarikan sendiri bagi wisatawan untuk dikunjungi," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan,
Baca Juga : HUT ke-695 Kabupaten Bone, Ini Harapan Besar Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud
Association of The Indonesian Tour and Travel (ASITA) menaruh perhatian pada kebijakan Pemprov Sulsel yang baru-baru ini memberikan subsidi penerbangan ke Kabupaten Bone dan menarik subsidi penerbangan yang ada di Selayar.
Ketua DPD ASITA Sulsel Didi Leonardo Manaba mengatakan, kebijakan yang khususnya akan sangat berdampak di Selayar, sebab akan mematikan destinasi wisata yang sudah bertumbuh.
"Harusnya, tidak dilakukan pencabutan subsidi. Itukan Selayar sudah dilirik oleh wisatawan. Harusnya pemerintah memberikan perhatian lebih lagi untuk kabupatenSelayar. Bukan malah mencabut subsidi penerbangannya," lanjut Didi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News