PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mewajibkan para guru menyapa siswa-siswanya saat masuk kelas di sekolah. Dia mengaku tertarik dengan sistem persekolahan di Korea Selatan.
"Saya minta anak-anak jangan masuk sekolah kalau tidak ada gurunnya," ungkap Walkot Makassar Danny Pomanto saat memberikan sambutan pada kegiatan Sipakainge di Four Points By Sheraton Hotel, Rabu (21/12/2022).
Danny memerintahkan agar semua guru berdiri di depan pintu masuk sekolah untuk menyapa anak-anak.
Baca Juga : Raker APEKSI Komwil VI: Aliyah Mustika Ilham Dorong Pengurangan Sampah dari Sumbernya
"Jadi kelihatan itu sekolah yang tidak terkelola dengan baik, kalau seperti itu nanti kepala sekolahnya yang dapat," pungkasnya
"Kepala sekolahnya wajib, gurunya bergantian," sambungnya.
Tidak hanya itu, Danny meminta agar semua kantin di tempatkan di dalam dan tidak ada di luar atau di sekitar pagar sekolah, karena disinyalir banyak jajanan permen yang membuat anak sekolah menjadi katagihan.
Danny juga mengatakan dirinya terinspiransi dengan pengelolaan sekolah di Korsel, karena itu dirinya mengajak para guru untuk setiap tiga bulan sekali berkeliling mengajar di sekolah lain.
"Guru-guru di sana setiap tiga bulan sekali berkeliling sekolah untuk menyamaratakan pendidikan dan memberikan inovasi," jelasnya.
Danny menyinggung jika diterapkan di Kota Makassar maka guru di Makassar harus diberikan ongkos keliling.
Baca Juga : Lantik 167 PNS Baru Pemkot Makassar, Appi Tegaskan ASN Bukan Tempat Cari Aman dan Santai
"Kalau ada surat-surat langsung kasih saya, saya langsung tender," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News