PORTALMEDIA.ID, GOWA- Terputus akibat tertimbun material longsor selama tiga hari, saat ini Jalan Poros Malino di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe sudah bisa diakses oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Hal ini berkat kerjasama seluruh tim relawan yang bekerja keras sejak terjadinya gempa hingga saat ini.
Baca Juga : Adnan Pastikan Pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis Berjalan Lancar di Gowa
“Alhamdulillah saat ini sudah bisa dilalui kendaraan dan normal dan seluruh pasokan kebutuhan pokok sudah bisa terdistribusi normal kembali seperti biasa,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
Selain akses jalan poros Malino yang sudah kembali normal, korban jiwa akibat longsor atas nama Dg Lewa juga berhasil ditemukan.
Adnan didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Iksan Parawansa, Senin (26/12/2022) juga turut menyerahkan bantuan dari BNPB. Bantuan sebesar Rp 250 juta ini untuk penanganan longsor dan operasional relawan selama di lokasi longsor.
Baca Juga : Kolaborasi AdnanKio dan Hati Damai, Wujudkan Keberlanjutan Pembangunan Gowa
“Saya juga menyerahkan batuan logistik untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat yang difungsikan dan semua orang yang terlibat dalam penanganan longsor makannya terjamin,” ujar Adnan.
Sementara itu, Camat Parangloe, Muh Nur Agung menyampaikan terimakasih atas kedatangan Bupati Gowa yang sekaligus menyerahkan bantuan. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu masyarakat dan relawan yang ada di lapangan.
“Karena memang untuk penanganan kejadian ini kebutuhan tersebut yang menjadi hambatan-hambatan selama ini, dan kami tripika kecamatan beserta seluruh lapisan masyarakat sangat bersyukur dengan bantuan tersebut dan mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News