0%
Sabtu, 16 Juli 2022 09:43

Pesan Ustaz Adi Hidayat untuk Jemaah: Haji Itu Tidak Melekat kepada Orangnya, Tapi...

Editor : Azis Kuba
Ustaz kondang Adi Hidayat
Ustaz kondang Adi Hidayat

Ustaz kondang Adi Hidayat berpesan kepada jemaah haji bahwa haji itu tidak melekat kepada orangnya tapi kepada hajinya atau ibadahnya.

Di Muzdalifah, tempat bermalam setelah bertolak dari Arafah, adalah tempat merenung dan berkomitmen untuk melepaskan semua sifat buruk dalam diri para peziarah sehingga dilempari batu di Jamarat yang telah dilakukan itu baik aqabah, ula, ataupun wustaf puncaknya di Muna.

"Disebut dengan Muna karena kita berharap menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah merenung 2 - 3 hari di hari pertama kita menemukan ini, faktor yang menyebabkan saya menjadi kurang baik kurang dekat dengan Allah, maka dilontar itu dijauhkan itu dengan harapan sirna dan punah semua sifat-sifat yang tidak baik itu, "

"Ketika selesai itu semua dan dirasakan kita menjadi lebih dekat dengan Allah subhanahuwata'ala ada maka puncaknya tutuplah dengan thawaf ifadah itu, kita bertawaf, bersyukur kepada Allah diberikan kekuatan sehingga mampu melepaskan sifat-sifat kurang baik dan terjadilah perubahan pada diri kita, sifat yang muncul berubah baik setelah buruknya tanggal, sholehnya muncul, salahnya hilang."

Baca Juga : Cuaca Panas dan Beban Pesawat, Kadaker Bandara Imbau Jemaah Tertib Barang Bawaan

Dijelaskan UAH, itulah 'Birrun' ketika melekat pada diri akan berubah dari kata 'Birrun' menjadi 'Mabrur' itulah yang disebut dengan 'Haji Mabrur'.

"Haji yang mampu merubah karakter sifat dan sikap menjadi lebih baik dari sebelum dia berhaji, " tegasnya.

Karena itulah, UAH meminta kepada jemaah yang sudah berada di tanah atau masih berada di Tanah Suci dalam proses kepulangan ke tanah air, untuk mengaplikasikan nilai-nilai kemuliaan itu dan perubahan karakter menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga : Catat! Barang Ini Dilarang Masuk Koper Bagasi Jemaah

"Sangat disayangkan bila investasi yang tinggi perjuangan harta benda, fisik, air mata dan segala hal yang telah diperjuangkan itu, tidak bernilai karena tidak ada perubahan kebaikan ketika kembali. "

Dia mengingatkan juga kepada seluruh muslim bahwa mudah bagi Allah SWT memanggil setiap hamba untuk datang berhaji, tapi ketika terpilih hadir disana berada di Arafah sampai menyelesaikan semuanya dan belum mampu merubah diri lebih baik di hadapan Allah maka dengan cara apalagi Allah mesti memanggil dan memberikan kesempata? tanyanya.

"Selamat, mohon senantiasa doa untuk kami tanah air, Semoga Allah jaga negeri kita tercinta dengan kedamaian ketentraman kelembutan keharmonisan kebaikan, dan semoga tidak akan pula saudara-saudari kita yang belum berhaji memberikan kesempatan di tahun berikutnya untuk menunaikan Haji dengan khusyuk hidmat dan meraih mabrur seperti yang diharapkan Hai oleh siapapun yang menunaikannya."

Baca Juga : Emas dan Air Zamzam Bawaan Jemaah Haji Dibebaskan Bea Masuk

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar