0%
Rabu, 04 Januari 2023 13:35

Resmi Lantik 75 PPK, Ketua KPU Makassar: Jangan Lakukan Hal Bodoh !

Penulis : wiwi amaluddin
Editor : Rahma
Pelantikan PPK Kota Makassar yang berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Rabu (4/1/2023)/(Portal Media/Al Fath)
Pelantikan PPK Kota Makassar yang berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Rabu (4/1/2023)/(Portal Media/Al Fath)

Pelantikan ditandai dengan pembacaan SK bagi 75 PPK dan pembacaan pakta integritas.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Farid Wajid resmi melantik 75 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk persiapan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Pelantikan ini berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Rabu (4/1/2023). Hal ini ditandai dengan pembacaan SK bagi 75 PPK yang telah dinyatakan lulus dan diikuti bersama-sama membacakan Pakta Integritas, untuk berjanji menjalankan tugas dan amanahnya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Ketua KPU Kota Makassar, Farid Wajid dalam sambutannya, mengingatkan kepada para PPK yang telah dilantik untuk menjaga nama baik PPK dan KPU Kota Makassar, sebab setiap warga memiliki mata untuk menilai bukan hanya Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Baca Juga : Mantan Komisioner KPU Makassar: Kembalinya Pilkada ke DPR Ancam Identitas Rakyat

"Teman-teman jangan melakukan hal bodoh, karena seluruh mata adalah bagian dari proses penyelenggaraan pemilu, bukan hanya mitra kerja di kecamatan, kelurahan, tetapi masyarakat bisa menjadi mata dan telinga," ujarnya.

Tanggapan masyarakat di Kota Makassar kata Farid ialah bagian dari evaluasi, maka dari itu ia berharap para PPK tidak berbuat sesuatu yang akan mencederai diri sendiri maupun Pemilu 2024 yang akan datang.

Lebih lanjut, ia mengibaratkan KPU Kota Makassar sebagai sebuah rumah yang memiliki banyak kamar-kamar, maka dari itu ia mengingatkan apa yang terjadi di kamar satu tidak dibawa ke kamar lain.

Baca Juga : KPU Makassar Siap Hadapi Gugatan Sengketa Pilkada 2024

"Kita ini ibarat rumah yang ada kamar, kalau ada masalah di kamar jangan di bawah ke ruang tamu, ada adab yang harus kita jaga, kalau ada masalah di rumah tangga tidak usah dibawa ke warkop apalagi menyampaikan ke mereka, sampaikan ke kami dan kami evaluasi secepatnya," sambungnya.

Jangan sampai masalah tersebut kata Farid dapat selesai dalam satu hari, bila diumbar ke khalayak dapat menjadi masalah baru.

"Jangan sampai ternyata itu masalah bisa selesai satu hari, kalian sampaikan ke warkop itu menimbulkan ketidaknyamanan kerja dan lain sebagainya, ada konsolidasi antar organisasi yang harus dijaga," tegasnya.

Baca Juga : Keunggulan Munafri-Aliyah di Pilwalkot Makassar Disahkan, KPU Siap Hadapi Sengketa

Menurutnya, setiap masalah di tubuh PPK atau KPU Kota Makassar sebaiknya diselesaikan secara baik-baik di internal, tidak perlu diumbar ke luar yang dapat menyebabkan masyarakat berfikir para penyelenggara pemilu tidak pantas menyelenggarakan pemilu.

"Saya titip pesan jangan bikin malu penyelenggara pemilu, teman-teman, kami mengevaluasi, (misalnya) berpenampilanlah sebagai penyelenggara pemilu, bukan datang seperti orang yang tidak punya pekerjaan, ada warga yang hadir, artinya teman-teman akan dipantau," pungkasnya.

Terakhir, ia juga mengingatkan bahwa semua PPK yang telah dilantik, merupakan orang-orang yang pantas, istimewa dan terpercaya, harapnya para PPK dapat bekerja dengan baik, berintegritas, komunikatif antar para stakeholder serta profesional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar