PORTALMEDIA.ID, GOWA -- Kapolsubsektor Parigi, Ipda Sulaiman Tahir, mengimbau warga untuk tidak mendekati atau melewati sungai Jeneberang untuk saat ini, sebab air sungai meluap menutup sebagian jembatan Congkina yang menghubungkan Desa Jonjo Kecamatan Parigi dengan Desa Parigi Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Kamis (5/1/2023).
"Jadi mohon maaf untuk sementara warga tidak melewati Jembatan Congkina," imbau Sulaiman dilansir dari video yang diunggah di Instagram @gowa_iinfo, Kamis pagi.
Dia mengatakan jalan itu menjadi akses satu-satunya di wilayah Kecamatan Parigi menuju ke daerah lain hingga membuat warga penghuni daerah tersebut terisolir.
Baca Juga : Polisi Masih Dalami Identitas Mayat Pria Terapung di Bawah Jembatan Kembar
"Ini adalah akses satu satunya di wilayah kecamatan Parigi menuju kota di Sungguminasa dan Makassar, tapi karena kondisi air sungai meluap di jembatan sampai terhalang di sini," ungkapnya.
Sulaiman mengaku bahwa dirinya sudah bertahan di sana selama dua jam namun air tak kunjung surut.
"Kami sudah dua jam disini menunggu air surut tapi sampai sekarang belum surut," tambahnya.
Baca Juga : Pemkab Gowa Rencana Bikin Jalan Baru untuk Urai Macet di Jembatan Kembar, Ada Penggusuran
Untuk diketahui, kondisi ini sudah terjadi selam dua hari terakhir itu terlihat dari postingan @gowa_iinfo lainnya.
Seperti diwartakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Selatan. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel pada 3 hingga 9 Januari 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News