PORTALMEDIA.ID -- Markas komando (Mako) Brimob Kotaraja di Jayapura, Papua diserang sejumlah orang yang diduga simpatisan Gubernur Papua, Lukas Enembe, usai penangkapan orang nomor satu Papua sebagai tersangka korupsi oleh KPK pada hari ini, Selasa (10/1/2023).
Berdasarkan video berdurasi 1 menit 10 detik yang beredar di kalangan media, terlihat sejumlah orang melakukan penyerangan degan melempari batu ke arah anggota Brimob yang berjaga.
Dalam video juga terlihat adanya aksi pemukulan. Adanya juga kepulan asap yang meledak. Tak hanya itu anggota Brimob yang berjaga terlihat berlarian saat diserang dengan menggunakan batu.
Baca Juga : KPK Siapkan Perluasan Desa Antikorupsi 2026 di 12 Provinsi, Sulsel Targetkan 21 Desa
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo membenarkan kejadian tersebut, Benny menyebut kalau situasi sudah kondusif.
"Benar adanya kejadian tersebut, namun sudah dapat dikendalikan. Lalu lintas sudah normal kembali," ujarnya kepada Suara.com pada Selasa (10/1/2023).
Lukas Enembe telah ditangkap KPK pada hari ini. Dia ditangkap atas dugaan kasus korupsi yang menjeratnya. Dia juga telah berstatus tersangka sejak September 2022 lalu.
Baca Juga : Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pernah Diendorse Jokowi
KPK Lukas Enembe terlibat dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji terkait proyek pembangunan infrastruktur di provinsi Papua. Temuan sementara KPK, Rijatono Lakka selaku Direktur PT TBP menyuap Lukas Enembe seniliai Rp 1 miliar. Hal itu untuk mendapatkan tiga proyek pembangunan di Papua senilai Rp 41 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News