PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Kadis PUTR) Sulawesi Selatan (Sulsel) Astina Abbas merencanakan akan memperbaiki Jalan Mustafa Dg Bunga, Samata, Gowa yang rusak parah hingga kerap terjadi banjir di Bulan Februari 2023.
"Itu lagi mau ditangani, sudah dianggarkan, direncanakan kontrak bulan Februari (2023)," ujarnya ketika dihubungi Portalmedia.id, Selasa (24/1/2023).
Rencananya, perbaikan ini akan dilakukan selama lima bulan, termasuk drainase di jalan tersebut.
Baca Juga : Perkuat Komitmen PAUDHI Berkualitas, Pokja Bunda PAUD Makassar Gelar Sinergi Lintas Sektor di Malino
"Yang rusak jdi Jalan Mustafa Dg Bunga sekitar 1 Km, yang ini yang akan diperbaiki, untuk anggaran yang digelontorkan ada di kisaran angka Rp 6 Miliar," kata Astina.
Minta Kesadaran Warga agar Tak Tutup Saluran Air
Astina menyebutkan, ruas Jalan Mustafa Dg Bunga tepatnya di depan Puskesmas Samata kerap banjir saat hujan karena datarannya yang memang rendah, ditambah lagi masyarakat menutup saluran air yang ada di sana.
Baca Juga : Bupati Gowa Sebut Tidak Ada Hutan Gundul, Pemkab Siap Tanam Puluhan Ribu Pohon Cegah Bencana
"Untuk itu kami juga bergarap, nantinya setelah diperbaiki, masyarakat juga bisa sadar agar tidak lagi menutup saluran air, sebab salah satu yang merusak dan memperparah kondisi jalan di sana, adalah salura air yang ditutup oleh warga," ujar Astina.
Ia juga mengeluhkan beberapa pihak yang selalu menyalahkan DisPUTR Sulsel terkait banjir yang terjadi. "Kita selalu disalahkan padahal masyarakat yang tutup (saluran airnya)," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Jalan rusak di depan Puskesmas Samata Gowa yang berada di Jalan Mustafa Dg. Bunga genanganya menyerupai "danau". Sejumlah pasien yang ingin berobat jadi terhalang akses masuknya.
Baca Juga : Panen Raya Padi di Bontonompo, Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri
Bahkan, Anggota DPRD Gowa Fraksi PAN, Taufik Surulla berinisiatif melakukan penimbunan Jalan Provinsi tepatnya di Jalan Mustafa Dg Bunga, depan Puskesmas Samata, Sabtu (21/1/2023) menggunakan uang pribadinya.
"Meski ini bukan jalan kabupaten. Tapi ini menjadi perhatian warga, apalagi di depan Puskesmas Samata. Makanya kami berinisiatif memperbaiki agar masyarakat tidak terganggu," katanya ke Portalmedia.id, di lokasi, belum lama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
