0%
Senin, 18 Juli 2022 15:46

Update Perkara Bocah Tenggelam saat Dititip, Pihak Yayasan Ogah Diganggu

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Yayasan Reski Syafaat  yang berada di Kompleks Perumahan Pondok Lestari, Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar/PORTALMEDIA/Reza
Yayasan Reski Syafaat yang berada di Kompleks Perumahan Pondok Lestari, Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar/PORTALMEDIA/Reza

Pasca tragedi tenggelamnya bocah bernama Askara (5) disaluran drainase saat dititipkan di Yayasan Reski Syafaat, pihak yayasan enggan mengeluarkan komentar

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Pasca tragedi tenggelamnya bocah bernama Askara (5) disaluran drainase saat dititipkan di Yayasan Reski Syafaat. Aktivitas belajar-mengajar di yayasan masih berjalan seperti biasa.

Dari pantauan Portalmedia pada Senin (18/7/2022) siang, pagar yayasan yang berada di Kompleks Perumahan Pondok Lestari, Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar itu tertutup rapat. Aktivitas belajar-mengajar hanya dilakukan di dalam yayasan.

Nampak beberapa orang tua murid juga mengantarkan anaknya untuk belajar di yayasan itu.Salah satu tenaga pengajar yayasan Nur Azimah, saat ditemui enggan mengeluarkan banyak komentar.

Baca Juga : Makassar Berkibar Raih Prestasi, 10 Sekolah Sabet Penghargaan Adiwiyata 2025

"Saya minta maaf, kita masih proses belajar mengajar tidak bisa diganggu. Kita masih berduka. Kita bakal lakukan konfirmasi. Sudah kita bertemu dengan orang tua. Sudah selesai sebenarnya, nanti kita konfirmasi," ungkapnya saat ditemui di Yayasan Reski Syafaat.

"Saya tidak bisa memberi komentar, minta maaf. Sudah 12 tahun sekolah ini berdiri, kami bicarakan dulu dengan yayasan, kita tidak bisa bicara banyak," sambungnya.

Sekedar diketahui, kasus ini bermula saat orang tua korban menitipkan anaknya itu di jasa penitipan anak, Yayasan Reski Syafaat.

Baca Juga : Kota Makassar Resmi Naik Kelas, Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025

Namun, saat sore hari sekitar pukul 17:00 Wita, korban keluar dari halaman yayasan. Pengelola pun keluar mencari namun tidak ditemukan. 

Pengelola sempat panik karena sudah mencari anak tersebut kemana-mana tapi tak ditemukan, sementara orang tuanya sudah datang untuk menjemput.

Beberapa menit kemudian kabar seorang anak ditemukan di dalam drainase sampai ke telinga pengelola yayasan dan orang tua korban yang masih berada di tempat jasa penitipan anak tersebut.Polisi menduga korban tergelincir terjatuh ke dalam drainase kompleks perumahan yang mengakibatkan korban tenggelam.

Baca Juga : Distaru Makassar Meriahkan Jalan Sehat HUT Kota Makassar ke-418

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar