PORTALMEDIA.ID, PAREPARE - Sebanyak tiga kecamatan di Kota Parepare dilanda banjir usai hujan yang mengguyur beberapa wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak beberapa hari terakhir ini
Cuaca ekstrem ini pun membuat sejumlah warga harus dievakuasi petugas gabungan ke lokasi yang lebih aman. Sejumlah video amatir juga tersebar di beberapa grup WhatsApp menyusul banjir bah yang terjadi malam ini.
Informasi yang dihimpun dari Basarnas Sulsel, ada tiga Kecamatan terdampak air bah, yakni Kecamatan Bacukiki Barat, Kecamatan Bacukiki, dan Kecamatan Ujung. Akibatnya, ratusan rumah hingga fasilitas umum terendam air, pada Rabu (1/2/2023).
Baca Juga : Warga Sayangkan Taman Mattirotasi Ditutup Padahal Masa Sewa Belum Berlaku
"Tim masih melakukan evakuasi di beberapa wilayah yang terdampak di Kota Parepare. Korban ada, ada yang dievakuasi kan. Tapi, data sementaranya belum ada. BPBD Kota Parepare masih assesmen," jelas Kasi Ops Basarnas Sulsel, Rizal saat dikonfirmasi wartawan, Rabu malam.
Kata Rizal, ketinggian air mencapai 50 hingga 60 cm atau setara dengan pinggang dan paha orang dewasa.
"Jadi, ada beberapa titik permintaan evakuasi, di Kecamatan Bacukiki, kecamatan Ujung, dan Bacukiki Barat. Sementara baru tiga kecamatan ini. Ada pun korban terdampak sementara dievakuasi ke daerah yang agak tinggi," bebernya.
Baca Juga : Kisah Baru di Parepare: Ketika Jaring Pengaman Sosial Sampai ke Tangan Nelayan, Petani, dan Juru Parkir
Luapan air tersebut, kata Rizal diperkirakan lantaran curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, hingga drainase tak mampu menampung debit air yang semakin meningkat.
Selain merendam pemukiman warga, air juga merendam sejumlah fasilitas umum milik pemerintah seperti Puskesmas, sehingga pasien yang sementara dirawat pun terpaksa dievakuasi.
"Kemudian ada juga kantor kelurahan yang terdampak dekat situ juga. Berdasarkan laporan juga tidak ada korban jiwa," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News