Menurut Sandi, lebih baik masalah utang ini disampaikan ke pihak lain yang mengetahui permasalahan secara utuh.
Sandi Sebut Sudah Selesai
Sandi kembali menegaskan, baginya pembahasan mengenai utang tersebut sudah selesai. Sandi memilih fokus mempersiapkan diri menjelang Pilkada serentak 2024.
Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan
Anies dan Sandi merupakan pasangan dalam Pilkada DKI pada 2017 lalu. Pasangan Anies-Sandi berhasil mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dengan suara meyakinkan.
Namun pada 2019, Sandiaga Uno mundur dari wagub. Ia lantas berpasangan dengan Prabowo Subianto untuk maju dalam pilpres.
Anies juga Sebut Selesai
Sementara itu, pendiri KedaiKopi Hedri Satrio mengaku diminta Anies Baswedan menjelaskan persoalan utang Rp 50 miliar Anies ke Sandiaga Uno. Hendri menyebut perjanjian pinjam meminjam antara Anies dengan Sandiaga sudah selesai.
Baca Juga : Golkar Dorong Evaluasi Pilkada Langsung
“Saat ini perjanjian itu (Anies-Sandiaga, Red) sudah selesai. Jadi bukan lunas bahasanya, tapi memang sudah selesai perjanjiannya,” kata Hendri, saat menggelar jumpa pers, Selasa (7/2/2023).
Kenapa selesai? Hendri menjelaskan, dalam perjanjian itu tertulis jika Anies kalah di Pilkada DKI Jakarta maka Anies wajib mengembalikan uang pinjaman itu. Tapi kalau Anies menang maka tidak usah dikembalikan.
“Ini sebenarnya budaya baru dalam kontestasi pilkada. Biasanya kan kalau menang gue balikin ya. Kalau kalah kita rugi bareng-bareng. Tapi Anies tidak,” kata Hendri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News