PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Kepala Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Faisal Wahidin, kecewa terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, khususnya kepada Bupati Iksan Iskandar.
Faisal menyebut, kekecewaanya karena bupati pernah berjanji jalan di areanya, yang terletak di jalan poros Bulusibatang menuju Bontoramba Kota, dijanjikan akan diperbaiki.
"Diusahakan untuk tahun anggaran sebelum berakhir masa jabatanya, jalan ini dari Bontoramba ke Bulusibatang mengalami kerusakan itu akan dikerja," kata Faisal Wahidin kepada Portalmedia.id saat ditemui di kantor Camat Bontoramba, Rabu (15/2/2023).
Baca Juga : Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits Tingkat Provinsi Sulsel Digelar, Luwu Utara Jadi Tuan Rumah 2025
Faisal menyebut, Ia tak mempersoalkan apabila jalan itu memang tak diperbaiki. Namun masalahnya, janji itu harus ditepati.
"Persoalan pekerjaan ini kami tidak menuntut bahwa keseluruhan, paling tidak yang rusak itu kalau diistilahkan itu pemeliharaan, dalam artian bahwa ini kan hanya beberapa titik yang berlubang, minimal itu saja yang dikerja," jelasnya.
Apalagi, kata dia, Iksan berjanji di hadapan puluhan warga Bulusibatang saat membuka acara MTQ pada tahun lalu yang turut dihadiri Sekertaris Daerah (Sekda) dan beberapa anggota dewan.
Baca Juga : Hadiri Pelantikan Bupati Jeneponto, Uji Nurdin Siap Bangun Sinergitas
"Janji itu di tahun 2022 di bulan ramadan, karena waktu itu kita diberi kesempatan mengadakan MTQ, sehingga kami undang pak Bupati," ungkapnya.
Selain itu, warga dan kepala desa lainnya juga ikut menagih janji perbaikan jalan tersebut saat di Musrembang Kecamatan.
Kondisi Jalan Sudah Sangat Parah
Faisal menambahkan bahwa, kondisi jalan tersebut sudah sangat parah bahkan mengganggu pengguna jalan ketika melintas.
Baca Juga : Jelang MTQ Korpri Tingkat Nasional, Pemprov Sulsel Gelar Seleksi
"Iya kita bisa saksikan sendiri bagaimana kerusakan di jalan poros penghubung antardesa. Tapi itukan, saya pikir tidak perlu keseluruhan, ini hanya beberapa titik saja, yang rusak, yang sangat menghambat penguna jalan," katanya.
Parahnya lagi, sudah ada beberapa pengendara yang melintas di jalan itu mengalami kecelakaan, diakibatkan kondisi jalan yang buruk.
Ia mengaku pernah bertemu dengan Bupati Iksan Iskandar dan mencoba untuk mengingatkan janjinya tersebut, namun bupati saat itu tidak memberikan respon.
Baca Juga : 18 Kafilah Sulsel Akan Bertanding di MTQ Nasional Samarinda
"Saya kebetulan pernah bertemu sama beliau, itu direncana pembagian sertifikat tanah, di Desa Bulusibatang, saya ingatkan sama beliau cuma tidak ada kepastian juga seperti apa," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News