PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Beni Iskandar menerima laporan namanya dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan menyebut ada penerimaan pegawai kontrak di lingkup kantor PDAM Kota Makassar.
Untuk itu, Ia mengingatkan masyarakat, jika saat ini marak penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menyebar hoax terkait penerimaan pegawai guna mengambil keuntungan.
“Jangan dipercaya, apalagi jika meminta sejumlah uang sebagai syarat diterima sebagai pegawai kontrak," ujar Beni, Senin (20/2/2023).
Baca Juga : Setelah 20 Tahun Kering, Air Bersih Akan Mengalir ke Tiga Kelurahan di Tallo
Ia menyebutkan, hal ini bukan tanpa dasar, sebab baru-baru ini seseorang mengaku menjadi korban penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan iming-iming akan diloloskan sebagai pegawai kontrak di PDAM Makassar
"Ini tidak bisa ditolerir lagi, sudah masuk ranah hukum pidana karena melakukan penipuan kepada masyarakat, ini sudah bisa dipidana dan kami juga akan melakukan tindakan tegas", kata Beni geram.
Dalam hal ini, Beni juga menyampaikan kepada masyarakat agar jangan langsung percaya kepada orang lain yang menawarkan menjadi pegawai kontrak di PDAM Makassar.
Baca Juga : Eks Dirut PDAM Makassar Buka Suara Perihal Kasus Penyimpangan Dana Cadangan, Untuk Kegiatan Perusahaan
“Apalagi ada orang atau oknum yang mengaku dekat dan kenal dengan saya, jangan percaya kalau dia bisa memasukkan di PDAM dengan membayar sejumlah uang, yang lebih berbahaya kalau menyebutkan bisa masuk PDAM melalui Direksi PDAM dengan membayar baru bisa diterima menjadi pegawai kontrak," jelas Beni.
Untuk itu, Beni juga memperingatkan dengan keras dan tegas kalau tidak ada penerimaan di perusahaan yang dia pimpin saat ini.
"Dengan ini saya tegaskan jangan coba-coba melakukan penipuan kepada warga bahwa ada penerimaan tenaga kontrak dan membayar sejumlah uang dan apabila ada yang ditemukan maka kami tidak segan-segan melapor kepada pihak yang berwajib, kami tidak akan mentolerir tindakan seperti ini," tegas Beni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
