0%
Rabu, 20 Juli 2022 22:30

Mengenal Lesi Otak, Penyakit yang Diidap Ruben Onsu

Editor : Rasdiyanah
Presenter Ruben Onsu. Foto: dok Okezone
Presenter Ruben Onsu. Foto: dok Okezone

Baru-baru ini Ruben Onsu mengumumkan penyakit yang diidapnya. Sedikit asing, nama penyakit tersebut adalah Lesi Otak.

PORTALMEDIA.ID - Presenter Ruben Onsu diketahui berkali-kali bolak-balik rumah sakit akhir-akhir ini. Konsdisi kesehatannya bisa dibilang memang sedang tidak baik.

Misteri akan penyakit yang dideritanya akhirnya ia buka ke publik. Ia mengabarkan bahwa dirinya saat ini menderita penyakit lesi otak yang membuatnya tak bisa berada di dalam ruangan bersuhu dingin untuk waktu lama.

Hal itu diungkapkan sendiri oleh Ruben Onsu saat bercerita mengenai penyakitnya di salah satu acara stasiun televisi yang dipandu Irfan Hakim dan Raffi Ahmad.

Baca Juga : Ruben Onsu Naik Haji Usai Mualaf, Ivan Gunawan: Tak Semua Orang Dapat Kesempatan Itu

Lantas, apa itu penyakit lesi otak?

Dilansir dari Mayo Clinic melalui kompas.com, lesi otak adalah kelainan yang terlihat pada tes pencitraan otak seperti MRI atau computerized tomography (CT).

Pada pemindaian CT atau MRI, lesi otak muncul sebagai bintik gelap atau terang yang tidak terlihat seperti jaringan otak normal.

Baca Juga : Ruben Onsu Umumkan Jadi Mualaf, Tegaskan Keputusan Pribadi Tanpa Paksaan

Biasanya, lesi otak adalah temuan insidental yang tidak terkait dengan kondisi atau gejala yang mengarah pada tes pencitraan.

Kemungkinan lesi otak melibatkan area kecil hingga besar di otak, dan tingkat keparahan kondisi yang mendasarinya dapat berkisar dari yang relatif kecil hingga mengancam jiwa. 

Gejala Penyakit Lesi Otak

Dilansir dari WebMD, gejala lesi otak bervariasi tergentung jenis, lokasi, dan ukuran lesi.

Baca Juga : Bercerai dengan Sarwendah, Ruben Onsu Lega

Beberapa gejala umum dari lesi otak meliputi:

  • Sakit kepala
  • Leher kaku
  • Mual, muntah, dan nafsu makan berkurang
  • Perubahan penglihatan atau sakit mata
  • Perubahan suasana hati, kepribadian, perilaku, kemampuan mental, dan konsentrasi
  • Kehilangan memori atau kebingungan
  • Kejang
  • Demam
  • Kesulitan bergerak.

Lesi otak dapat disebabkan oleh cedera, infeksi, paparan bahan kimia tertentu, masalah dengan sistem kekebalan tubuh, dan lainnya.

Namun demikian, biasanya penyebabnya tidak diketahui.

Jenis penyakit lesi otak

Baca Juga : Jalani Endoskopi, Ruben Onsu Sebut Ada Penyempitan Sumsum Tulang Belakang

Meskipun memiliki definisi yang sama, yakni cedera atau kerusakan jaringan di dalam otak, lesi otak sangat bervariasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape

Berikan Komentar