0%
Rabu, 20 Juli 2022 22:30

Mengenal Lesi Otak, Penyakit yang Diidap Ruben Onsu

Editor : Rasdiyanah
Presenter Ruben Onsu. Foto: dok Okezone
Presenter Ruben Onsu. Foto: dok Okezone

Baru-baru ini Ruben Onsu mengumumkan penyakit yang diidapnya. Sedikit asing, nama penyakit tersebut adalah Lesi Otak.

Abses

Abses otak adalah area infeksi, termasuk nanah dan jaringan yang meradang. Kondisi ini tidak umum tapi mengancam jiwa.

Abses otak sering terjadi setelah infeksi, biasanya di area terdekat seperti infeksi telinga, sinus, atau gigi.

Baca Juga : Ruben Onsu Naik Haji Usai Mualaf, Ivan Gunawan: Tak Semua Orang Dapat Kesempatan Itu

Kondisi ini dapat muncul setelah cidera atau operasi pada tengkorak.

Malformasi Arteriovenosa (AVM)

AVM adalah jenis lesi otak yang terjadi selama perkembangan awal. Arteri dan vena di otak tumbuh menjadi kusut dan dihubungkan oleh struktur seperti tabung yang disebut fistula.

Arteri tidak sekuat arteri normal. Vena sering membesar karena aliran darah yang konstan langsung dari arteri melalui fistula ke vena.

Baca Juga : Ruben Onsu Umumkan Jadi Mualaf, Tegaskan Keputusan Pribadi Tanpa Paksaan

Pembuluh darah yang rapuh ini bisa pecah, membocorkan darah ke otak. Selain itu, jaringan otak mungkin tak menerima cukup darah, sehingga tidak berfungsi dengan baik. Kerusakan otak dapat menyebabkan kejang sebagai gejala awal dari AVM. 

Infark Serebral

Infark mengacu pada kematian jaringan. Infark serebral atau stroke adalah lesi otak di mana sekelompok sel otak mati saat tidak mendapatkan cukup darah.

Cerebral Palsy

Cerebral palsy merupakan jenis lesi otak yang terjadi ketika bayi masih dalam kandungan.

Baca Juga : Bercerai dengan Sarwendah, Ruben Onsu Lega

Kondisi ini tidak berkembang seiring waktu, tapi lesi otak memengaruhi kemampuan anak untuk bergerak, yang juga dapat membuat komunikasi dan keterampilan terkait menjadi sulit.

Multiple Sclerosis (MS)

Kondisi ini menyebabkan sistem kekebalan menyerang dan merusak lapisan saraf (myelin) di otak dan sumsum tulang belakang.

Lesi otak mempersulit pesan untuk dikirim dan diterima dengan baik antara otak dan bagian tubuh lainnya.

Tumor

Baca Juga : Jalani Endoskopi, Ruben Onsu Sebut Ada Penyempitan Sumsum Tulang Belakang

Tumor merupakan gumpalan sel yang tumbuh secara tidak normal. Beberapa tumor di otak tidak bersifat kanker atau jinak.

Sedangkan yang bersifat kanker, mungkin tumor mulai di otak atau menyebar dari tempat lain di tubuh (metastasis), bahkan kemungkinan tumbuh dengan cepat atau tetap stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar