0%
Jumat, 03 Maret 2023 09:29

Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Siswi di NTT: Jam 8 Pagi Sudah Mulai Ngantuk

Editor : Azis Kuba
Para pelajar SMA di NTT masuk sekolah Jam 5 Pagi (IG @zonamahasiswa)
Para pelajar SMA di NTT masuk sekolah Jam 5 Pagi (IG @zonamahasiswa)

Merasa takut ketika berangkat ke sekolah, apalagi hari masih gelap.

Beda pula kisah siswi SMAN 1 Kupang bernama Bibiyana Rambu Babang. Awalnya mengaku terkejut ketika beredar informasi masuk sekolah jam 5 pagi.

Sebelum pemberlakuan kebijakan ini, dirinya biasa bangun pukul 06.00 WITA.

Namun, sekarang dirinya harus bangun pagi untuk menyiapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan saat di sekolah, ditambah lagi akhir-akhir ini cuaca kurang bersahabat.

Baca Juga : Motornya Mogok, Siswa di NTT Tunggangi Kuda ke Sekolah

"Cuaca saat ini kan dingin, jadi saat bangun pagi pasti kami mengulur waktu, sehingga bangun jam tiga atau setengah empat pagi itu paling ideal," ujar Bibiyana dikutip dari Suaramerdeka.com.

Meski terasa berat di hari pertama, Bibiyana mengaku sudah terbiasa.

"Sekolah seperti ini seru dan menyenangkan. Kemarin hari pertama rasanya berat tapi hari ini mulai biasa dan seru pokoknya," ungkapnya.

Baca Juga : Begini Reaksi Gubernur NTT Usai Berlakukan Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi

Namun, dirinya mengaku kantuk ketika mengikuti jam mata pelajaran kedua pada pukul 08.00 hingga 09.00 WITA.

"Rasa mengantuk ada, karena kami datang ke sekolah mulai jam 04.30 wita, jadi jam 08.00 sampai jam 09.00 itu sudah mulai mengantuk. Mungkin belum terbiasa," kata Bibiyana.

Bibiyana juga mengaku merasa takut ketika berangkat ke sekolah, apalagi hari masih gelap.

Baca Juga : Parameternya Dipertanyakan, DPR Minta Nadiem Turun Tangan soal Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di NTT

"Saya ada rasa takut juga, misalnya saat jalan ke sekolah tiba-tiba ketemu orang mabuk, tapi puji Tuhan dua hari belum ketemu dan semoga tidak ketemu sama sekali," tuturnya menambahkan.

Bibiyana menginformasikan kebijakan itu kepada kedua orangtuanya di Waingapu Sumba Timur. Awalnya mereka khawatir, namun mereka mendukung kebijakan itu demi pendidikan dan masa depan anaknya.

Sekedar informasi, Bibiyana adalah siswi asal Sumba Timur yang mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Kupang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer