“Berpedoman pada informasi yang disampaikan dalam lembar pengumuman kelulusan seleksi dan verifikasi berkas, ke tiga Peserta tersebut kemudian menghubungi Panitia Rekrutmen sebelum dilakukan tes teknikal dan dapat memberikan bukti bahwa ketiganya telah lulus tahapan Seleksi dan Verifikasi Berkas tersebut, sehingga dengan demikian ke tiganya berhak untuk mengikuti tahapan Tes Teknikal,”tuturnya.
Demikian pula, terkait peserta dengan nomor tes 3478. “Ada peserta tes dengan nomor tes berbeda dengan nama yang sangat mirip, dan keduanya telah dijadwalkan untuk mengikuti tes di ruangan yang berbeda. Namun, keduanya datang ke ruangan tes yang sama. Pada saat petugas registrasi menghubungi panitia, pelaksanaan tes akan segera dimulai sehingga diputuskan untuk mengikutkan kedua peserta tersebut ke ruangan tes dengan memberikan nomor tes baru yakni no. 3478 kepada salah seorang peserta menggantikan nomor tes sebelumnya,” paparnya.
Baca Juga : Produksi Saprolit Bahodopi Melejit 90 Persen, PT Vale Tatap Optimisme di 2026
Sebagai informasi, ujian dimulai dengan peserta melakukan registrasi dan memperlihatkan KTP dan kartu ujian.
Jumlah soal yang dikerjakan peserta yaitu 100 butir soal dengan waktu ujian per gelombang selama dua jam. Tak hanya itu saja, PT Vale mendokumentasikan seluruh tahapan pelaksanaan perekrutan, di antaranya serah terima soal dan penyimpanan soal tes.
Administrative HR Recruitment Analyst, Yuan Saputra Ganna menjelaskan, dari seluruh kandidat yang diundang ikut tes teknikal, sekitar 100-an orang yang tidak hadir.
Baca Juga : Kinerja Solid 2025: Laba Bersih PT Vale Melonjak 32 Persen di Tengah Tantangan Pasar
"Sejauh ini proses seleksi berjalan lancar. Kami tetap berkoordinasi dengan sesama panitia dan juga pihak terkait. Sebagian besar peserta tes hadir, hanya beberapa yang tidak datang. Mereka yang tidak hadir otomatis dinyatakan gugur. Kami berupaya seleksi berlangsung transparan dan akuntable.
Yuan memaparkan, proses seleksi kali ini adalah seleksi dengan jumlah pelamar terbanyak sepanjang pengalamannya terlibat di perekrutan Vale.
"Sejauh ini seleksi biasanya hanya dilangsungkan di Gedung Ontaeluwu. Tahun lalu jumlah pelamar hanya sekitar 800 orang saja. Baru tahun ini yang paling banyak dan paling beragam, karena ada 17 posisi,”paparnya.
Terkait kelulusan peserta di Tes Teknikal, Yuan menuturkan, sistem penilaian dengan menerapkan persentasi nilai tertinggi.
“40 persen dari total peserta per posisi. Jadi, kalau misalnya ada posisi yang didaftari oleh 100 orang, maka yang memenuhi syarat cuman 40 peserta, 60 lainnya gugur. Khusus untuk peserta tes posisi Patroli K9, seluruh peserta akan menjalani setiap tahapan tes teknikal, psikotest, dan praktik, karena posisi ini hanya dilamar 7 orang. Pelamar Patroli K9 nantinya akan berlomba untuk masuk 3 besar, dengan total skor ranking tertinggi pada semua tahapan tes yang dilalui,”ungkapnya.
Usai Tes Teknikal, panitia melanjutkan Live Scoring di Gedung Ontaeluwu dan disaksikan oleh masyarakat, panitia dan pihak independen yang terlibat dalam perekrutan pegawai non-staff.
Baca Juga : Gempuran Tekanan Global Tak Surutkan Langkah, PT Vale Sukses Cetak Penjualan Fantastis di Awal 2026
Sekedar informasi, hasil penilaian pengumuman nama-nama yang lolos telah dirilis melalui website resmi perusahaan pada link https://vale.com/in/non-staff-2022 pada pukul 11:49 malam, Sabtu (25/02/2023).
Rencananya tahapan psikotes akan diadakan dalam jangka waktu dekat.
Yuan berharap, “Semoga semua peserta bisa berbesar hati menerima hasil tes, karena kami telah mengusahakan proses perekrutan setransparan mungkin. Kami ingin mendapatkan talenta terbaik yang kompeten untuk mengisi posisi yang ada” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News