PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Youtuber Rijal Djamal menyampaikan secara gamblang alasannya menetapkan pilihan untuk menduduki kursi legislatif di DPRD Sulsel.
Saat ditemui oleh portalmedia.id di Exelso Mall Panakukang Makassar, Rijal yang mengenakan kostum hijau hitam itu memberikan penjelasan detail tentang alasannya nyaleg.
"Sebelumnya saya disclaimer dulu nah. Saya kemudian tergerak maju karena dorongan. Didorong, disemangati dan dipercaya sama orang di sekelilingku. Selain itu, ini juga bentuk keresahan saya sebagai keterwakilan anak mudauntuk mengisiruang kosong di DPRD Sulsel," jelasnya mengawali perbincangan, Sabtu (11/3/2023).
Baca Juga : Kisah Penangkapan YouTuber Thailand Gegara Tak Bisa Nyanyi Indonesia Raya
Sebelumnya itu, kata Rijal, ia berkeinginan maju di DPD untuk mengawal kebijakan politik.
"Karena memang saya ini murni hatiku bisa masuk di semua warna. Kerjaan juga berhubungan dengan semua warna kan. Merah, kuning hijau. Tapi akhirnya menerapkan pilihan di DPRD Sulsel karena beberapa saran dari teman-teman di daera," bebernya.
Berangkat dari dorongan itu, Rijal kemudian memberanikan diri untuk berpolitik praktis. Walau sebelumnya, ia harus berkontemplasi dengan melakukan perjalanan umrah.
Baca Juga : Viral! Kisah Om Albert Ajak YouTuber Korea ke Hotel Saat Liburan di Manado
"Saya tidak mau keputusanku ini hanya sekadar syahwat. Apalagi barometer politik dan konten sudah menjadi patron. Tapi sekarang saya sudah menetapkan pilihan. Bismillah," ucapnya.
Sebagai bentuk keterwakilan anak muda kata Rijal, ia harus membuat sebuah diferensiasi. Sebab, untuk memenangkan pemilihan, anak muda harus kreatif dan menghadirkan sesuatu yang berbeda.
"Apalagi, jika dilihat jumlah pemilih milenial, cukup banyak. Ada 60%. Nah, dari total pemilih ini zilenial maupun milenial dari 100% hanya 30% yang suka politik. 70% tidak suka," bebernya.
Baca Juga : Resmi Nyaleg Lewat PKB, Rijal Djamal Bakal Gaet Suara Milenial
Rijal berpendapat jika saat ini, anak muda melakukan dukungan politik hanya sebagai momentum. Mereka tak diberi panggung untuk terlibat.
"Kenapa tidak suka? karena mereka tidak pernah dilibatkan. Ini yang harus dimanfaatkan. Semua jadi momentum. Saya liat ini, selama 1 tahun belakangan, banyak mi yang cari-cari muka. Kalau saya tidak perlu ji, karena sudah bangun relasi sebelum-sebelumnya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News