0%
Senin, 27 Maret 2023 05:05

Iksan Iskandar Gencar Safari Politik, Minta Restu ke Warganya Nyaleg di DPR RI

Penulis : Akbar Razak
Editor : Rahma
Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Iksan Iskandar. (Portal Media/Akbar Razak).
Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Iksan Iskandar. (Portal Media/Akbar Razak).

Politisi dari Partai Golkar itu mengatakan, hampir 11 kecamatan di daerah berjuluk Butta Turatea ini telah ia datangi

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Belum selesai masa jabatannya sebagai Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Iksan Iskandar telah melakukan safari politik di wilayahnya.

Bupati dua periode itu belakangan gencar mengampanyekan diri sebagai bakal calon (balon) anggota DPR RI untuk meminta restu dan dukungan ke warganya.

Iksan Iskandar secara terang-terangan menyebut sebagai bakal calon anggota DPR RI dari Partai Golkar di daerah pemilihan (dapil) 1 Sulsel meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.

Baca Juga : RUU BUMD Dinilai Mendesak, DPR Soroti Lemahnya Tata Kelola dan Profesionalisme di Daerah

Politisi dari Partai Golkar itu mengatakan, hampir 11 kecamatan di daerah berjuluk Butta Turatea ini telah ia datangi dengan maksud meminta restu serta dukungan.

"Saya harus keliling daerah (kecamatan,red) ini untuk meminta doa restunya, saya minta permisi kepada semua elemen masyarakat dan sudah hampir sebagian besar saya sudah datangi untuk menyampaikan maksud," kata Bupati dua periode itu kepafa Portalmedia.id belum lama ini.

Iksan mengaku belum berani menargetkan suara. Sebab, dia belum membuat konsep secara implesit karena harus memperlajari kekuatan para calon yang akan mengikuti pemilihan legislatif.

Baca Juga : Rapat dengan DPR, Kapolri Tegaskan Penolakan Polri di Bawah Kementerian

"Semakin ketat persaingan calon berarti semakin kurang suara yang harus kita persiapkan, tetapi semakin longgar calon semakin longgar juga kita yah, kita belum tahu siapa calon di partai A,B dan C, dan siapa juga calon di partai kita yang sama kita belum melihat itu, oleh karena itu kita belum berani membuat sebuah target," jelasnya.

Selain itu, Iksan Iskandar menjelaskan bahwa Jeneponto mempunyai wajib pilih sebesar 280 ribu. Jika 80 ribu suara bisa mendapatkan satu kursi, maka Iksan meminta diberikan 80 ribu suara agar bisa duduk di Senayan.

"Saya kita tidak ada strategis khusus yang ada hanyalah bagaimana data ini lebih akurat.

Baca Juga : Peran OMSP Disebut Kunci Ciptakan Stabilitas dan Ketahanan Nasional

Karena jatah untuk dapil 1 kan 8 kursi, selebihnya kasih mi ke orang yang bisa berkompetisi dan mampu memperjuangkan Jeneponto di pusat sana," terangnya.

Dia sedikit mencontohkan, Kabupaten Bantaeng yang hanya memiliki 100 ribu wajib pilih mampu mendudukkan dua anggota DPR RI. Olehnya itu, Iksan berjaji, apabila terpilih nanti, ia siap mengawal aspirasi masyarakat.

"Kenapa Bantaeng yang hanya 100 ribu wajib pilihnya mampu mendudukkan 2 orang legislatornya padahal dia hanya 100 ribu, nah ini kan yang perlu kita jadikan strategi perhitungan sendiri bagaimana caranya, karena inikan salah satu siasat atau cara untuk memenangkan satiap event," pungkasnya.

Baca Juga : DPR RI Soroti Potensi Pungli Beasiswa KIP di Kampus

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar