PORTALMEDIA.ID -- Menurut hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada periode 25 Januari-4 Februari 2023, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan memiliki elektabilitas yang lebih rendah di kalangan pemilih perempuan.
Berdasarkan survei ini, Ganjar memiliki elektabilitas sebesar 21,1 persen di kalangan pemilih perempuan, diikuti oleh Prabowo dengan 15 persen, dan Anies dengan 12,5 persen.
"Persentase suara perempuan untuk ketiga kandidat capres ini masih lebih kecil dibandingkan persentase suara laki-laki," tulis Litbang Kompas, dikutip dari Harian Kompas edisi Selasa (28/3/2023).
Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan
Sedangkan Elektabilitas Ganjar tercatat sebesar 29,6 persen di kalangan pemilih laki-laki, diikuti oleh Prabowo dengan 21,3 persen dan Anies dengan 13,6 persen.
Namun, secara keseluruhan, elektabilitas ketiganya lebih tinggi di kalangan umum dibanding di kalangan perempuan, yaitu Ganjar (25,4 persen), Prabowo (18,4 persen), dan Anies (13,1 persen).
Meskipun begitu, terdapat beberapa tokoh yang memiliki elektabilitas lebih tinggi di kalangan pemilih perempuan daripada di kalangan laki-laki atau umum, salah satunya adalah Ridwan Kamil.
Baca Juga : Muda Bergerak Sulsel Ajak Pemuda Bersatu Menggerakkan Perubahan
"Suara untuk Ridwan Kamil yang secara keseluruhan berada di posisi keempat dengan 8,4 persen suara, tetapi di kalangan pemilih perempuan mendapat dukungan 12,5 persen, sama dengan Anies Baswedan," tulis Litbang Kompas.
Ridwan Kamil juga memiliki dukungan lebih tinggi dari pemilih perempuan dibandingkan dengan dukungan dari pemilih laki-laki, dengan selisih 8,2 persen.
Selain Ridwan Kamil, terdapat beberapa tokoh lain yang memiliki dukungan lebih tinggi dari pemilih perempuan daripada pemilih laki-laki, yaitu Sandiaga Uno (2 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (1,8 persen), dan Tri Rismaharini (1,5 persen).
Baca Juga : Situasi Dalam Negeri Memanas, Prabowo Batalkan ke China
Namun, jumlah pemilih perempuan yang tidak tahu siapa calon presiden pilihan mereka lebih banyak dibandingkan dengan pemilih laki-laki, yaitu sebesar 29,8 persen dibandingkan dengan 20,7 persen untuk pemilih laki-laki dan 25,1 persen untuk jumlah keseluruhan.
Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka kepada 1.202 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.
Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian ± 2,83 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News