0%
Minggu, 22 Mei 2022 10:30

Hidupkan Wisata Rafting di Sungai Mata Allo Enrekang; Demi Tumbuhkan Kesadaran Warga Tidak Buang Sampah ke Sungai

Editor : Azis Kuba
Kelompok pengembangan wisata arung jeram Mata Allo atau Mata Allo Rafting saat melakukan pengarungan di Sungai Mata Allo, Enrekang. (foto: Darwin/IST)
Kelompok pengembangan wisata arung jeram Mata Allo atau Mata Allo Rafting saat melakukan pengarungan di Sungai Mata Allo, Enrekang. (foto: Darwin/IST)

Komunitas Palm Indonesia membentuk tim operator pengelolah Rafting di Sungai Mata Allo, tujuannya sederhana dengan ramainya kegiatan pengarungan sungai tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran warga Enrekang untuk tidak membuang limbah dan sampah ke sungai.

Motivasi Warga Kecamatan Lain dan Harapan Lahirnya Atlit Olahraga Arus Deras

Darwin juga berharap dengan adanya kegiatan pengarungan tersebut menjadi motivasi bagi pemuda atau warga kecamatan lain yang wilayahnya dilintasi sungai juga membuat area trip wisata serupa.

“Diharapakan bisa menjadi motivasi bagi kecamatan lain,” kata dia.

Baca Juga : Pj Gubernur Prof Zudan Lantik Marwan Mansyur Jadi Pj Bupati Enrekang

Selain itu, Darwin memimpikan munculnya putra daerah menjadi atlit yang berprestasi di level Nasional dan Internasional.

“Yang tak kalah pentingannya adalah bisa menlahirkan atlit-atlit olahraga arus deras yang berprestasi, ” pintanya lagi.

Dinas Parawisata Enrekang Lakukan Penilaian Rute Arung Jeram Mata Allo
Pada 18 Mei 2022 lalu Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata (Dispopar) Enrekang, Achmad Faisal dan para stafnya menikmati riam sungai Mata Allo yang dipandu oleh pengembang wisata rafting Kabupaten Enrekang, Mata Allo Rafting.

Baca Juga : CEO Bali Hastie Indomalaya Pulang Kampung ke Enrekang, Hibahkan Ambulans Gratis

Menggunakan tiga perahu karet, sebanyak 18 rombongan Dispopar merasakan pengalaman langsung serunya berarung jeram di rute Simpin-Balla dengan jarak kurang lebih 8 kilometer dengan waktu tempuh sekira 4 jam.

Achmad Faisal mengatakan pengarungan arung jeram Sungai Mata Allo ini dalam rangka melihat langsung kendala dan potensi pengembangan dan promosi wisata tirta khususnya wisata arung jeram di Kabupaten Enrekang.

Menurutnya, wisata arung jeram yang dikelola Mata Allo Rafting yang merupakan penyedia jasa wisata rafting pertama di Kabupaten Enrekang diharapkan menjadi pelopor, motivator, dan pendamping bagi desa wisata untuk mengembangkan wisata rafting di Kabupaten Enrekang BUMDES ataupun Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer