0%
Minggu, 09 April 2023 16:38

Morula IVF Makassar Perkenalkan Teknologi PGT-A, Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung hingga 70 Persen

Editor : Gita Oktaviola
Morula IVF Makassar Perkenalkan Teknologi PGT-A, Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung hingga 70 Persen
ist

Teknologi tersebut diberi nama Pre-Implamantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A). Teknologi ini merupakan pemeriksaan untuk menilai embrio mengandung kromosom yang normal atau tidak.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Morula IVF Makassar telah mengembangkan teknologi terbaru untuk meningkatkan keberhasilan program bayi tabung hingga 70%.

Teknologi tersebut diberi nama Pre-Implamantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A). Teknologi ini merupakan pemeriksaan untuk menilai embrio mengandung kromosom yang normal atau tidak.

Menurut Dokter Obgyn Morula IVF Makassar, Prof Dr dr Nusratuddin Abdullah, PGT-A ini dapat membantu pasangan yang sudah gagal berkali-kali untuk membuahi kromosom menjadi janin.

Baca Juga : Samsung Hadirkan Peralatan Dapur Canggih, Didukung Teknologi AI di CES 2024

Utamanya pada pasangan yang usianya sudah tua, biasanya ada gangguan kromosom pada embrio.

“Ini biasanya terjadi pada ibu yang sudah tua atau usianya kisaran 38 tahun keatas,” jelasnya saat menggelar acara Fertility Talks di Hotel Gammara Makassar, Sabtu (8/4/2023)

Pemeriksaan ini juga akan membantu untuk melihat apakah embrio yang dihasilkan adalah kromosom normal (euploidi), sehingga pemeriksaan ini, untuk menilai apakah ada kromosom tidak normal atau (uneuploidi).

Baca Juga : Unibos Kukuhkan 1162 Wisudawan, Rektor Harap Para Alumni Kuasai Teknologi

“Jadi ketika mendapatkan kromosom tidak normal pada pemeriksaan ini, langsung disingkirkan. Sebab jika ditransfer sulit hamil, kalau pun hamil sebenarnya kromosom seperti ini akan jadi abortus,” kata dr Nusratuddin.

Sementara untuk kromosom ini, merupakan hasil interaksi yang menghasilkan indung telur pada sel telur yang berumur.

Sehingga tak ada obat yang menghambat ini, semakin tinggi umur semakin banyak yang mengalami kromosom.

Baca Juga : Gojek Sambangi Kampus Unhas, Beri Edukasi Teknologi hingga Perluas Lapangan Kerja

Teknologi PGT-A yang pertama di Indonesia Timur ini pun disebut sebagai teknologi mutakhir pada bayi tabung.

“Kalau sudah ada PGT-A nya, itu untuk menentukan kromosom tidak normal. Sehingga membantu sekali sebenarnya,” katanya.

Lebih lanjut, dr Nusratuddin menjelaskan dengan pemeriksaan PGTA itu, maka angka kehamilan meningkat menjadi 70 persen.

Baca Juga : Morula IVF Makassar Tawarkan Promo Bayi Tabung di RSIA Sentosa

Dibanding tanpa melakukan PGTA, angka kehamilannya hanya sekitar 30 sampai dengan 40 persen.

“Kalau lebih dari usia 40, embrionya biasa yang bagus itu hanya satu atau dua. Sehingga angka kehamilan ketika melakukan pemeriksaan PGTA sangat menolong tingkat keberhasilan,” jelasnya.

Adapun biaya untuk prohram PGT-A ini yakni satu embrio berkisar Rp 15 juta sampai Rp 16 juta.

Baca Juga : Morula IVF Makassar Buka Pelayanan Bayi Tabung di RSIA Sentosa

“Jadi bayangkan kalau didapatkan lima embrio kalau ada lima sekitar Rp 80 juta. Tapi, itu sudah bisa terskrining yang mana embrio yang jelek, mana embrio yang bagus. Juga mampu mengidentifikasi embrio ini, laki-laki atau perempuan,” tutup dr Nusratuddin.

Untuk itu, bagi yang berminat mengikuti PGT-A bisa datang ke Kantor Morula IVF Makassar, di RSIA Sentosa Lantai 5 Jl Sudirman, Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer