0%
Minggu, 24 Juli 2022 21:07

Ditetapkan Darurat Global, Kemenkes RI : Cacar Monyet Belum Terdeteksi di Indonesia

Editor : Rasdiyanah
ilustrasi. Foto: istock
ilustrasi. Foto: istock

Siang tadi, WHO baru saja menetapkan penyakit cacar monyet sebagai wabah global. Menyusul hal ini Kemenkes RI memastikan belum ada kasus cacar monyet di Indonesia, dan pemerintah memperketat pintu masuk di KKP dan bandara.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Menyusul pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang status wabah monkeypox sebagai situasi luar biasadan telah memenuhi syarat sebagai darurat global, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, sejauh ini belum ada kasus cacar monyet atau monkeypox yang terdeteksi terjadi di Indonesia. 

"Sampai sekarang belum ada kasus (cacar monyet)," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, dikutip dari Republika, Minggu (24/7/2022).

Meski begitu, pihaknya tengah melakukan pengetatan di pintu masuk negara seperti di kantor kesehatan pelabuhan (KKP), maupun bandara. Wabah ini dilaporkan telah meluas di lebih dari 70 negara.

Baca Juga : Makassar Terima Penghargaan Kota Sehat dari WHO

Syahril menjelaskan, monkeypox pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958, sedangkan kasus pertama pada manusia terjadi pada tahun 1970 di wilayah Afrika yang akhirnya menjadi penyakit endemik di negara tersebut.

"Endemis itu artinya penyakit itu ada di negara tersebut, tapi enggak banyak. Ada Nigeria, Kongo, ada sekitar 10 negara (endemik). Sejak bulan Mei kemarin (cacar monyet) tersebar di negara-negara bukan endemis di Eropa, Amerika, termasuk Asia dan Singapura," terangnya.

Kenali Masa Inkubasi Virus Monkeypox

Untuk masa inkubasi virus cacar monyet adalah lima hingga 13 hari, atau lima sampai 21 hari. Adapun periode masa inkubasi cacar monyet adalah sebagai berikut:

Baca Juga : Trump Resmi Tarik AS dari WHO dan Paris Agreement di Hari Pertama Menjabat

Pertama, masa invasi antara nol sampai lima hari muncul demam tinggi, sakit kepala yang berat, dan ada benjolan atau pembesaran kelenjar limfa di leher, di ketiak, atau selangkangan.

Kedua, masa erupsi terjadi antara satu sampai tiga hari pasca demam, yang disertai munculnya ruam pada kulit, wajah, telapak tangan, kaki, mukosa, alat kelamin, dan selaput lendir mata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer