PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengintruksikan agar truk-truk sampah yang sudah tidak layak pakai untuk dihentikan beroperasi.
Pasalnya hal ini bisa membahayakan pengendara di jalan apabila truk tersebut tetap beroperasi dalam keadaan rusak.
Sebelumnya memang beredar sebuah video yang menunjukkan truk sampah dengan kondisi bak oleng. Truk itu melintas di jalanan sehingga membuat pengendara juga khawatir sampah-sampah yang diangkut akan tumpah berserakan.
Baca Juga : TPA Antang Dibenahi, Pemkot Makassar Fokus Kurangi Beban Sampah
Usai video tersebut viral, DLH pun langsung menyampaikan kecamatan terkait yakni Kecamatan Biringkanayya untuk segera menghentikan pengoperasian truk rusak. Jika masih memungkinkan, maka truk rusak akan diperbaiki.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Ferdy Mochtar mengatakan selain membahayakan pengguna jalan, truk sampah yang rusak akan mengganggu estetika kota.
"Jika tetap dipakai tampilan mobil yang rusak akan kontras dengan tagline Makassar Smart City," kata Ferdy, Kamis (13/4/2023).
Baca Juga : Pemkot Tambah 50 Motor dan 8 Mobil Kontainer untuk Angkut Sampah
"Sementara terkait truk yang mengangkut sampah kemarin yang viral, sudah kita koordinasikan dengan pihak kecamatan untuk segera disetop dan memang sudah tidak layak pakai dari sisi baknya," llanjut Ferdy.
Ferdy mengatakan pihaknya selama ini juga terus meremajakan truk-truk pengangkut sampah.
Baca Juga : Tuntaskan Masalah Akses TPA, Pemkot Makassar Anggarkan Rp9 Miliar untuk Jalan Beton
"Ada memang saya lihat beberapa truk yang baknya sudah sekian puluh tahun belum pernah dilakukan peremajaan atau penggantian dan itu kita tindaklanjuti dan disetop sekarang dan itu dilakukan untuk perbaikan," kata Ferdy.
Ferdy menyebutkan bahwa saat ini ada sekitar 96 armada truk pengangkut sampah Tangkasaki yang selalu diremajakan setiap tahun.
Pada 2022, ada tambahan 20 unit armada Tangkasaki yang menggunakan pompa hidrolik dan akan dilanjutkan tahun ini.
Baca Juga : Danny Komitmen Wujudkan TPA Manggala Jadi RTH Terbaik
"Tetap kita akan melakukan pembelanjaan smart Tangkasaki ini sebanyak 12 unit untuk mem-backup kecamatan dari sisi pengakutan armada Tangkasaki untuk melayani angkutan sampah ke tempat pembuangan akhir," kata Ferdy.
Persampahan di Kota Makassar memang masih menjadi masalah yang harus diatasi. Tak jarang sampah begitu mudah dijumpai di tempat yang tidak seharusnya seperti di saluran air dan sebagainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News