0%
Minggu, 21 Mei 2023 14:00

Gibran Dipanggil PDIP Usai Jamu Prabowo di Solo

Editor : Agung
Gibran Dipanggil PDIP Usai Jamu Prabowo di Solo
ist

Gibran mengaku tidak mengetahui tujuan DPP PDIP memanggilnya. Ia menduga hal itu tak lepas dari pertemuan relawan Gibran dan Jokowi dengan Prabowo.

PORTALMEDIA.ID  - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku akan memenuhi panggilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Jakarta, pada Senin 22 Mei usai dihubungi telepon dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto Sabtu (20/5) pagi.

Menurut Gibran, panggilan ini datang sehari setelah Gibran mengumpulkan relawan untuk bertemu dengan calon presiden dari Gerindra, Prabowo Subianto di angkringan Omah Semar, Jumat (19/5) malam.

"Bukan teguran. Tapi Senin besok saya dipanggil ke DPP," kata Gibran di Solo dilansir CNN, Minggu (21/5/23).

Baca Juga : Prabowo Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp308 Triliun, Alihkan Dana untuk Program Makan Bergizi

Dijelaskan Gibran, dirinya mengaku tidak mengetahui tujuan DPP PDIP memanggilnya. Ia menduga hal itu tak lepas dari pertemuan relawan Gibran dan Jokowi dengan Prabowo.

"Mungkin terkait itu," ujar putera Presiden Joko Widodo itu.

Gibran memastikan dirinya siap memenuhi panggilan dari DPP PDIP senin pekan depan, bahkan siap menerima hukuman jika pertemuannya dengan Prabowo dianggap salah oleh partai.

Baca Juga : Prabowo Dorong Percepatan Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

"Saya ini cuma kader baru, kader muda. Dipanggil, ditegur, dihukum, monggo silakan. Saya ikut," katanya.

Ia menegaskan bahwa pertemuannya dengan Prabowo sebagai hal wajar. Sebagai Wali Kota Solo, ia sudah sewajarnya menjamu tamu-tamu yang berkunjung ke daerahnya, terutama pejabat tinggi negara.

"Bahkan Pak Anies pun saya dampingi. Tuan rumah harus mendampingi tamu," kata Gibran.

Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini

Gibran memastikan pertemuan dengan Prabowo sama sekali tidak berkaitan deklarasi dukungan relawan kepada Prabowo. Ia berada di luar forum ketika Prabowo berorasi di depan para relawan.

"Kemarin itu saya hanya makan malam saja. Urusan pencapresan kan kemarin saya minggir. Aku kan tidak ikut ketika beliau (Prabowo) orasi dan lain-lain kan saya minggir. Saya kan nggak ikut-ikut," katanya.

Keputusan relawannya mendukung Prabowo, kata Gibran, murni aspirasi arus bawah. Ia mengklaim para relawan bertindak atas keputusan sendiri.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, PDIP Ingatkan Kader Tidak Salah Gunakan Wewenang

"Yang namanya relawan itu tidak bisa dipaksa. Harus ke sini, harus ke situ, tidak bisa. Relawan itu orang-orang yang kritis, objektif," ujarnya.

Lebih lanjut, Gibran tak menampik saat ini relawan terbagi menjadi dua kelompok besar. Sebagian mendukung Prabowo, lainnya mendukung Ganjar.

"Memang ada yang dukung Pak Prabowo, ada yang dukung Pak Ganjar. Kalau saya disuruh ngumpulin pendukungnya Pak Ganjar, pasti kemarin lebih banyak lagi yang datang," tutup Gibran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar