PORTAL MEDIA. ID, MAKASSAR- Seorang pria bernama Nur Annas (30) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok dua pemuda mabuk saat tengah menyantap coto di warung.
Peristiwa itu terjadi di salah satu warung Coto Makassar yang terletak di bilangan Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (17/7/2023) dini hari.
Aksi pengeroyokan itu pun sempat terekam kamera pengawas atau CCTV warung dan sudah tersebar di berbagai platform media sosial.
Baca Juga : Bocah SD di Makassar Tewas Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dari video yang dilihat, berawal saat korban yang menggunakan jaket berwarna abu-abu tengah duduk sembari menyantap hidangan Coto Makassar.
Disaat yang sama, dua pelaku menggunakan baju berwarna hitam yang duduk di meja sebelah kiri korban tiba-tiba tanpa alasan jelas mengacungkan jari tengah ke korban.
Korban yang kaget mendapatkan perlakuan tersebut, kemudian berdiri dan menanyakan maksud pelaku mengacungkan jari tengah ke arahnya. Pelaku pun spontan langsung melayangkan bogem mentah ke arah muka korban.
Baca Juga : Gegara Tak Izin Pergi Kerja, Suami di Jember Tega Sekap Istri di Kandang Sapi
Korban pun dikeroyok habis-habisan dalam warung tersebut. Beberapa warga yang berada di warung berupaya melerai pengeroyokan tersebut. Bahkan, satu orang wanita teman korban yang mencoba melerai juga jadi sasaran bogem mentah.
Wanita itu pun sempat terlihat terkapar usai diterjang bogem mentah. Korban yang tidak terima akhirnya membuat laporan polisi di Polsek Panakkukang.
Kasi Humas Polsek Panakkukang Aipda Ahmad Halim mengatakan, dua pelaku pengeroyokan yang masing-masing bernama Ryan Dwi Kurniawan (23) dan Muh Fikri (21) telah diamankan di lokasi persembunyiannya di Jalan Babusalam, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Kamis (20/3/2023).
Baca Juga : Polisi Kejar Dua Pemuda Penganiaya Jukir Minimarket, Viral di Medsos
"Ada dua pelaku diamankan oleh tim Resmob Polsek Panakkukang tadi malam. Mereka menganiaya korban di warung makan," kata Halim, Kamis siang.
Halim menyebut, selain mengeroyok korban, pelaku juga merampas satu buah handphone milik korban. Halim menjelaskan, korban mengalami luka memar di bagian wajah.
"Pelaku ini kayaknya mabuk saat melakukan penganiayaan. Handphone milik korban juga dirampas saat dianiaya, sementara masih dalam pemeriksaan," tandasnya.
Baca Juga : Usai Serang Warga dengan Anak Panah, Tujuh Pemuda di Makassar Ditangkap
Untuk saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Panakkukang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News