0%
Selasa, 01 Agustus 2023 22:56

Pertandingan Bulutangkis Peringati HUT Sulsel Ricuh, Oknum Satpol PP Hajar Pemain

Penulis : Aldy
Editor : Rahma
Potongan video pertandingan Bulutangkis peringatan HUT Sulsel yang berujung ricuh di Medsos/Int
Potongan video pertandingan Bulutangkis peringatan HUT Sulsel yang berujung ricuh di Medsos/Int

Kericuhan nampak dari rekaman video yang viral di media sosial (Medsos).

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Pertandingan Bulutangkis yang merupakan rangkaian memperingati hari ulang tahun (HUT) Sulawesi Selatan (Sulsel) ke-354 berujung ricuh. Kericuhan nampak dari rekaman video yang viral di media sosial (Medsos).

Aksi kericuhan yang terjadi saat pertandingan Bulutangkis yang digelar di GOR kantor Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Sulsel, pada Selasa (1/8/2023) itu melibatkan antara beberapa oknum Satpol PP dan atlet Bulutangkis.

Beberapa oknum Satpol PP terlihat mengejar seorang pria yang mengenakan baju putih sembari melayangkan bogem mentah kearahnya. Beberapa panitia pun mencoba menghalau para personel Satpol PP yang mulai rusuh tersebut.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertandingan Bulutangkis itu merupakan pertandingan antara OPD di lingkup Pemprov Sulsel dengan jadwal hari ini mempertemukan Satpol PP Sulsel dengan Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Sulsel, yang dimenangkan oleh tim dari Satpol PP.

Kasatpol PP Sulsel Andi Arwin Azis membenarkan perihal kericuhan tersebut. Berdasarkan keterangan yang Arwin dapatkan kericuhan itu dipicu lantaran beberapa pendukung dari tim Satpol PP merasa kecewa.

"Setelah akhir pertandingan, ternyata banyak suporter terutama dari satpol PP ini merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit, terutama hakim garis yang ada. Karena ada yang mengatakan bola masuk kemudian mengatakan bola keluar. Akhirnya inilah yang diakumulasi kekecewaan mereka dan akhirnya dilampiaskan di akhir pertandingan," jelas Andi Arwin kepada awak media.

Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov

Kata Arwin, untuk sementara pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap dua oknum personel Satpol PP yang terekam kamera melakukan aksi anarkis.

"Untuk sementara dalam video itu yang terindikasi mengupayakan melakukan pemukulan itu ada dua orang yang terekam. Kami sementara melakukan pengembangan apa bila ada terdapat oknum-oknum lain yang bertindak. Kemudian kita akan menjatuhkan sanksi," ungkapnya.

Arwin juga bilang, saat ini pihaknya telah melakukan investigasi dan segera menjatuhkan hukuman disiplin kepada dua oknum personel Satpol PP tersebut.

Baca Juga : Pemkab Pinrang Terima Bantuan Pemprov Sulsel untuk Korban Angin Kencang di Larinsang

"Hukuman disiplin terhadap anggota yang terekam dalam video tersebut melakukan tindakan represif atau tindakan tidak terpuji. Kami akan segera memberikan sanksi berupa melalui sidang kode etik yang dilaksanakan oleh petugas tindak internal (PTI) yang ada di Satpol PP,"ucapnya.

Arwin juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden kericuhan yang terjadi di lingkup kantor Gubernur Sulsel. Dirinya pun berjanji akan mengusut tuntas peristiwa itu.

Pihak Satpol PP juga menyatakan pengunduran diri dari ajang pertandingan Bulutangkis tersebut. Kata Arwin, pihaknya kini hanya fokus untuk melakukan penjagaan.

Baca Juga : Tim Medis Pemprov Sulsel Jadi Garda Terdepan Penanganan Korban Banjir Aceh

"Kami menyatakan diri mundur dari keikutsertaan kami dalam kejuaraan tersebut dan lebih fokus untuk membantu jalannya pertandingan selama kompetisi berlangsung. Jadi tugas satpol PP tidak lagi menjadi peserta tapi mereka menjadi pengamanan dan ketertiban jalannya pertandingan dan tidak ada lagi insiden seperti ini terjadi," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer